SulawesiPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan pada Selasa (6/1/2026), didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi terjadi hampir sepanjang hari.
Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sulsel.
Namun, sejumlah daerah diprediksi berada dalam kondisi berawan, di antaranya Bantaeng, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Palopo, dan Sinjai.
Memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi secara merata di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya di sektor transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Sementara pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah.
Adapun wilayah yang diprakirakan berawan meliputi Bantaeng, Enrekang, Jeneponto, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Wajo.
Pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi kembali terjadi di sejumlah daerah.
Meski demikian, beberapa wilayah seperti Bantaeng, Bone, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Palopo, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Wajo diprakirakan hanya berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Selatan berkisar antara 19 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 80 hingga 100 persen.
Sementara itu, angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan sekitar 8–35 kilometer per jam.
Selain prakiraan cuaca harian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Risiko banjir dan tanah longsor diperkirakan berpeluang terjadi di wilayah Enrekang, Pangkep, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menghindari aktivitas di area berisiko saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi. (ayi)