SulawesiPos.com – BMKG Sulsel mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Sulsel, Senin (5/1/2026).
Dalam pembaruan peringatan dini yang dirilis, BMKG menyebutkan kondisi cuaca berisiko diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.00 Wita.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Jeneponto (Bangkala Barat), Kabupaten Takalar (Polombangkeng Utara), Kabupaten Gowa (Parangloe, Bungaya, Biringbulu, Pattallassang, Manuju), Kabupaten Sinjai (Sinjai Tengah, Bulupoddo), Kabupaten Bone (Bontocani), serta Kabupaten Maros (Mandai, Tanralili, Simbang, Tompobulu, Moncong Loe), dan sekitarnya.
BMKG juga memperingatkan bahwa hujan lebat tersebut berpeluang meluas ke wilayah lain, meliputi Kabupaten Bulukumba (Bulukumpa, Rilauale), Kabupaten Gowa (Tinggimoncong, Tombolopao, Parigi), dan Kabupaten Sinjai (Sinjai Barat, Sinjai Selatan, Sinjai Timur, Sinjai Borong, Tellu Limpoe).
Selain itu, daerah terdampak juga termasuk Kabupaten Bone (Kahu, Libureng, Mare, Cina, Ponre, Lappariaja, Patimpeng), Kabupaten Maros (Camba, Bantimurung, Maros Baru, Bontoa, Mallawa, Marusu, Cenrana, Lau, Turikale), Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkajene, Bungoro, Labakkang, Marang), serta wilayah Kota Makassar, khususnya Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 Wita.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat angin kencang.
BMKG juga mengingatkan warga untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko yang dapat terjadi.
Peringatan dini ini dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem di musim hujan. (ayi)

