27 C
Makassar
18 January 2026, 19:05 PM WITA

Mutasi Besar di Bone, Evaluasi Kinerja Pejabat Libatkan Tim Independen

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola pemerintahan.

Pada Rabu pagi, (31/12/2025), Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melantik dan melakukan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bone.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula La Teya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.

Perombakan kali ini menyasar berbagai posisi strategis, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II, Administrator Eselon III, hingga jabatan Pengawas Eselon IV.

Seluruh pergeseran jabatan tersebut didasarkan pada hasil penilaian kinerja aparatur selama tahun berjalan.

Mutasi ini menjadi mutasi kelima sejak kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin.

Bupati Bone menegaskan, mutasi dilakukan secara objektif dengan mengacu pada hasil evaluasi yang terukur.

Pejabat dengan kinerja baik mendapat apresiasi dan kepercayaan, sementara mereka yang memperoleh penilaian rendah harus siap menerima konsekuensi berupa mutasi atau penurunan jabatan.

“Hasil penilaian evaluasi kinerja dan strategi tahun 2025 semuanya ada standarnya, dan itu dilakukan oleh tim independen,” ujar Bupati Bone.

Baca Juga: 
Wakil Bupati Bone Pimpin Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran di Bengo

Dalam proses evaluasi, Pemkab Bone menggandeng tim penilai independen dari Makassar yang terdiri dari Setiawan Aswad, Andi Kasman, dan Rini.

Tim tersebut menilai kinerja pejabat, khususnya kepala OPD dan camat, berdasarkan sejumlah indikator, seperti perencanaan program, pelaksanaan tugas, capaian kinerja OPD, hingga realisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati menjelaskan, sebelum hasil penilaian ditetapkan, seluruh pejabat diberi kesempatan untuk memaparkan capaian dan strategi kerja masing-masing.

Hasilnya kemudian dirangkum dalam bentuk rapor kinerja yang disusun berdasarkan peringkat.

“Kemarin rapornya sudah kita serahkan. Ada yang nilainya merah, tentu itu kita evaluasi dan kita ganti,” ujarnya.

Meski demikian, Andi Asman menyebutkan bahwa secara umum kinerja Pemkab Bone berada di posisi tiga besar terbaik di Sulawesi Selatan. Namun, capaian tersebut belum dianggap maksimal.

“Meskipun Bone berkinerja peringkat ketiga se-Sulawesi Selatan, kita ingin Bone lebih baik lagi ke depan,” jelas Andi Asman Sulaiman.

Langkah evaluasi dan mutasi ini, lanjut Bupati, merupakan bagian dari komitmen membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga: 
Hujan Berpotensi Terjadi Seharian Besok 15 Januari

Ia berharap, hasil evaluasi akhir tahun ini dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, meningkatkan profesional aparatur, dan pengelolaan pemerintahan daerah ke depan. (ask/ayi)

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola pemerintahan.

Pada Rabu pagi, (31/12/2025), Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melantik dan melakukan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bone.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula La Teya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.

Perombakan kali ini menyasar berbagai posisi strategis, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II, Administrator Eselon III, hingga jabatan Pengawas Eselon IV.

Seluruh pergeseran jabatan tersebut didasarkan pada hasil penilaian kinerja aparatur selama tahun berjalan.

Mutasi ini menjadi mutasi kelima sejak kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin.

Bupati Bone menegaskan, mutasi dilakukan secara objektif dengan mengacu pada hasil evaluasi yang terukur.

Pejabat dengan kinerja baik mendapat apresiasi dan kepercayaan, sementara mereka yang memperoleh penilaian rendah harus siap menerima konsekuensi berupa mutasi atau penurunan jabatan.

“Hasil penilaian evaluasi kinerja dan strategi tahun 2025 semuanya ada standarnya, dan itu dilakukan oleh tim independen,” ujar Bupati Bone.

Baca Juga: 
Serahkan Bantuan Bagi Pelaku Usaha Kecil, Bupati Bone: UMKM Pilar Pertumbuhan Ekonomi

Dalam proses evaluasi, Pemkab Bone menggandeng tim penilai independen dari Makassar yang terdiri dari Setiawan Aswad, Andi Kasman, dan Rini.

Tim tersebut menilai kinerja pejabat, khususnya kepala OPD dan camat, berdasarkan sejumlah indikator, seperti perencanaan program, pelaksanaan tugas, capaian kinerja OPD, hingga realisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati menjelaskan, sebelum hasil penilaian ditetapkan, seluruh pejabat diberi kesempatan untuk memaparkan capaian dan strategi kerja masing-masing.

Hasilnya kemudian dirangkum dalam bentuk rapor kinerja yang disusun berdasarkan peringkat.

“Kemarin rapornya sudah kita serahkan. Ada yang nilainya merah, tentu itu kita evaluasi dan kita ganti,” ujarnya.

Meski demikian, Andi Asman menyebutkan bahwa secara umum kinerja Pemkab Bone berada di posisi tiga besar terbaik di Sulawesi Selatan. Namun, capaian tersebut belum dianggap maksimal.

“Meskipun Bone berkinerja peringkat ketiga se-Sulawesi Selatan, kita ingin Bone lebih baik lagi ke depan,” jelas Andi Asman Sulaiman.

Langkah evaluasi dan mutasi ini, lanjut Bupati, merupakan bagian dari komitmen membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga: 
Tangis Haru Korban Kebakaran di Carebbu Saat Wagub Bone Datang Bawa Bantuan

Ia berharap, hasil evaluasi akhir tahun ini dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, meningkatkan profesional aparatur, dan pengelolaan pemerintahan daerah ke depan. (ask/ayi)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/