“Data yang kami terima dari Bandara Arung Palakka, pergerakan penumpang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya.
Secara rinci, penerbangan Balikpapan–Bone tercatat membawa 67 penumpang, Bone–Balikpapan 62 penumpang, Bone–Makassar 37 penumpang, serta Makassar–Bone sebanyak 26 penumpang.
Menurut Anwar, meningkatnya minat masyarakat menggunakan pesawat menunjukkan bahwa transportasi udara semakin dianggap sebagai pilihan praktis dan efisien.
Selain memangkas waktu tempuh, layanan penerbangan dinilai mampu menjawab kebutuhan perjalanan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari liburan keluarga hingga urusan pekerjaan.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan rute udara yang menghubungkan Bone dengan Makassar dan Balikpapan memiliki nilai strategis bagi daerah.

