Veda Ega Pratama berdiskusi dengan kru Honda Team Asia jelang Moto3 Inggris 2026 di Silverstone, saat tim menyiapkan susunan baru bersama Kiattisak Singhapong.
SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama akan menghadapi Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 7-9 Agustus 2026 dengan susunan baru di kubu Honda Team Asia. Kiattisak Singhapong dipilih menjadi tandem pembalap Indonesia itu untuk menggantikan Zen Mitani yang masih menjalani pemulihan cedera tangan setelah insiden di Assen, Belanda.
Perubahan ini membuat sorotan ke Veda Pratama kian besar. Di tengah musim debutnya di Moto3, rider bernomor 9 itu kini datang bukan hanya membawa target menambah poin, tetapi juga menjadi tumpuan utama tim Asia saat salah satu rekan setim reguler absen.
Modal Veda Pratama menuju Silverstone juga tidak datang dari ruang kosong. Sebelum jeda musim panas, ia menutup seri Sachsenring dengan finis kedelapan, hasil yang menjaga momentumnya tetap hidup memasuki paruh kedua kalender.
Silverstone menghadirkan tantangan berbeda karena lintasannya panjang, cepat, dan terkenal sulit ditebak, termasuk soal perubahan cuaca.
Dalam situasi seperti itu, konsistensi Veda Pratama sejak sesi awal akan menjadi kunci, terutama karena Honda Team Asia juga harus membantu Singhapong beradaptasi cepat dengan motor spesifikasi grand prix, tim baru, dan atmosfer akhir pekan balap kelas dunia.
Singhapong sendiri bukan nama asing dalam jalur pembinaan Asia. Pembalap Thailand itu sebelumnya berlaga di FIM MotoJunior dan Red Bull MotoGP Rookies Cup, tetapi Silverstone 2026 akan menjadi lompatan besar karena ia langsung masuk ke arena Moto3 World Championship sebagai pengganti darurat.
Bagi Honda Team Asia, kombinasi ini menciptakan dua cerita sekaligus: Veda Pratama menjaga progresnya sebagai rookie Indonesia yang terus menanjak, sementara Singhapong diuji seberapa cepat ia bisa menyesuaikan diri dalam debut yang datang mendadak.
Absennya Zen Mitani akibat cedera tangan juga mengubah dinamika internal tim. Jika biasanya Veda dan Zen sama-sama menjalani proses belajar di tahun pertama, akhir pekan di Silverstone justru menempatkan Veda Pratama dalam posisi lebih sentral karena ia datang dengan bekal pengalaman balap yang lebih lengkap di musim ini.
Situasi itu bisa menjadi peluang sekaligus tekanan. Jika mampu menjaga ritme sejak latihan dan kualifikasi, Veda berpeluang kembali mengincar finis poin. Pada saat yang sama, keberhasilannya memimpin arah kerja tim di akhir pekan ini akan menjadi ukuran lain atas kematangannya di musim perdana Moto3.
Jumat, 7 Agustus 2026
16.00-16.35 WIB: FP1 Moto3
16.50-17.30 WIB: FP1 Moto2
17.45-18.30 WIB: FP1 MotoGP
19.40-20.00 WIB: FP1 Baggers
20.15-20.50 WIB: Practice Moto3
21.05-21.45 WIB: Practice Moto2
22.00-23.00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu, 8 Agustus 2026
00.05-00.25 FP2: Baggers
15.40-16.10 WIB: FP2 Moto3
16.25-16.55 WIB: FP2 Moto2
17.10-17.40 WIB: FP2 MotoGP
17.50-18.05 WIB: Kualifikasi 1 MotoGP
18.15-18.30 WIB: Kualifikasi 2 MotoGP
19.10-19.30 WIB: Kualifikasi Baggers
19.45-20.00 WIB: Kualifikasi 1 Moto3
20.10-20.25 WIB: Kualifikasi 2 Moto3
20.40-20.55 WIB: Kualifikasi 1 Moto2
21.05-21.20 WIB: Kualifikasi 2 Moto2
22.00 WIB: Sprint Race MotoGP (10 Lap)
23.10 WIB: Race 1 Baggers
Minggu, 9 Agustus 2026
17.15 WIB: Balapan Moto2 (17 Lap)
19.00 WIB: Balapan MotoGP (20 Lap)
20.30 WIB: Balapan Moto3 (15 Lap)
22.00 WIB: Race 2 Baggers
1. Maximo Quiles (Spanyol) – CFMoto Gaviota Aspar Team – 231 poin
2. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo – 127 poin
3. Alvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo – 126 poin
4. Marco Morelli (Argentina) – CFMoto Gaviota Aspar Team – 115 poin
5. David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 109 poin
6. Veda Ega Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 90 poin
7. Hakim Danish (Malaysia) – Aeon Credit – MT Helmets – MSi – 86 poin
8. Valentin Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 79 poin
9. Matteo Bertelle (Italia) – LevelUp – MTA – 60 poin
10. David Munoz (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin
11. Rico Salmela (Finlandia) – Red Bull KTM Tech3 – 51 poin
12. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 49 poin
13. Joel Esteban (Spanyol) – LevelUp – MTA – 48 poin
14. Adrian Cruces (Spanyol) – CIP Green Power – 46 poin
15. Jesus Ríos (Spanyol) – Rivacold Snipers Team – 44 poin
16. Eddie O’Shea (Inggris) – Gryd – MLav Racing – 42 poin
17. Casey O’Gorman (Irlandia) – Sic58 Squadra Corse – 40 poin
18. Joel Kelso (Australia) – Gryd – MLav Racing – 40 poin
19. Adrian Fernandez (Spanyol) – Leopard Racing – 38 poin
20. Scott Ogden (Inggris) – CIP Green Power – 27 poin
21. Ryusei Yamanaka (Jepang) – Aeon Credit – MT Helmets – MSi – 22 poin
22. Marcos Uriarte (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin
23. Cormac Buchanan (Selandia Baru) – Code Motorsports – 5 poin
24. Leo Rammerstorfer (Austria) – Sic58 Squadra Corse – 4 poin
25. Zen Mitani (Jepang) – Honda Team Asia – 2 poin
26. Ruche Moodley (Afrika Selatan) – Code Motorsports – 1 poin
27. Nicola Carraro (Italia) – Rivacold Snipers Team – 0 poin
*) Sistem poin balapan Moto3: juara 1 mendapat 25 poin, juara 2 mendapat 20 poin, juara 3 mendapat 16 poin, lalu berurutan hingga posisi 15 yang mendapat 1 poin.
1. CFMoto Gaviota Aspar Team (KTM) – 346 poin
2. Red Bull KTM Ajo (KTM) – 253 poinnggris
3. Liqui Moly Dynavolt Intact GP (KTM) – 167 poin
4. Red Bull KTM Tech3 (KTM) – 130 poin
5. Aeon Credit – MT Helmets – MSi (KTM) – 108 poin
6. LevelUp – MTA (KTM) – 108 poin
7. Honda Team Asia (Honda) – 92 poin
8. Leopard Racing (Honda) – 87 poin
9. Gryd – MLav Racing (Honda) – 82 poin
10. CIP Green Power (KTM) – 73 poin
11. Sic58 Squadra Corse (Honda) – 44 poin
12. Rivacold Snipers Team (Honda) – 44 poin
13. Code Motorsports (KTM) – 6 poin
*) Poin tim merupakan akumulasi raihan seluruh pembalap