SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama membalikkan tekanan menjadi peluang pada sesi kualifikasi Moto3 Belanda 2026 di TT Circuit Assen, Sabtu (27/6/2026), dengan menembus posisi start ketujuh. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia itu lebih dulu lolos dari Q1 sebelum menutup Q2 di peringkat ketujuh lewat catatan waktu terbaik 1 menit 40,690 detik.
Hasil itu menjadi respons penting dari Veda Pratama setelah akhir Jumat di Assen berjalan tidak ideal. Berdasarkan data resmi MotoGP, rider yang tercantum dengan nama Veda Pratama itu sempat memulai kualifikasi dari jalur Q1, tetapi mampu menjaga ritme dan mengubah situasi menjadi modal kompetitif menuju balapan Moto3 Belanda.
Pada Q1, Veda tampil meyakinkan dengan finis di posisi ketiga. Ia mencetak waktu 1 menit 41,090 detik, hanya terpaut 0,039 detik dari Casey O’Gorman yang menjadi tercepat, sekaligus cukup untuk membawa dirinya melaju ke Q2 bersama para pembalap lain yang merebut tiket lanjutan.
Momentum itu tidak berhenti di sana. Saat masuk Q2, Veda kembali menunjukkan bahwa performanya di Assen terus menghangat. Dari tujuh lap yang dijalani, ia mencatat waktu terbaik pada lap kedua dengan 1 menit 40,690 detik, menempatkannya di posisi ketujuh klasemen akhir kualifikasi.
Pole position Moto3 Belanda 2026 direbut Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan waktu 1 menit 40,130 detik. Joel Kelso menempati posisi kedua dengan selisih 0,025 detik, sedangkan Brian Uriarte melengkapi tiga besar. Veda menutup Q2 dengan gap 0,560 detik dari pole sitter.
Veda Ega Pratama ubah tekanan Q1 menjadi tiket ke baris depan kedua
Kualifikasi di Assen memperlihatkan sisi penting dari perkembangan Veda Ega Pratama musim ini, yakni kemampuan bangkit saat situasi tidak berpihak. Setelah sebelumnya harus menempuh jalur Q1, tekanan terhadap rider Indonesia itu cukup besar karena satu kesalahan kecil bisa langsung menutup peluang start kompetitif.
Namun, Veda justru tampil tenang ketika sesi paling rawan itu dimulai. Catatan 1 menit 41,090 detik di Q1 menempatkannya di urutan ketiga, cukup untuk membuka pintu ke Q2 dan menjaga asa tetap hidup di tengah persaingan Moto3 yang sangat rapat.
Masuk ke Q2, tantangannya berubah. Lawan yang dihadapi lebih cepat, ruang kesalahan lebih kecil, dan perebutan posisi start depan makin ketat. Di fase inilah Veda tidak sekadar bertahan, melainkan kembali menekan hingga mampu menutup sesi di urutan ketujuh.
Posisi tersebut membuat Veda Ega Pratama akan memulai balapan dari baris ketiga. Dalam balapan Moto3 yang kerap berlangsung dalam rombongan besar, start dari tujuh besar jelas memberi keuntungan lebih besar dibanding harus berjuang dari kelompok belakang sejak lap pertama.
Hasil kualifikasi membuka peluang Veda bersaing lebih dekat saat race
Hasil kualifikasi ini memberi sinyal bahwa Veda memiliki peluang lebih terbuka untuk bersaing di grup depan pada balapan Moto3 Belanda 2026. Dengan posisi start ketujuh, ia memiliki ruang manuver yang lebih baik untuk menghindari kemacetan awal dan menjaga kontak dengan rombongan utama.
Selain itu, perbaikan waktu dari Q1 ke Q2 juga menunjukkan adanya progres nyata dalam ritme lap Veda di Assen. Setelah menorehkan 1 menit 41,090 detik di Q1, ia memangkas catatan waktunya menjadi 1 menit 40,690 detik di Q2, sebuah peningkatan yang memperlihatkan adaptasi cepat terhadap tekanan kualifikasi.
Bagi Honda Team Asia, hasil ini juga penting karena datang setelah rangkaian sesi sebelumnya sempat menempatkan Veda dalam posisi kurang ideal. Kini, kerja tim pada Sabtu sore menghasilkan titik awal yang jauh lebih menjanjikan untuk menghadapi race hari Minggu.
Balapan Moto3 Belanda di TT Circuit Assen selama ini dikenal sulit diprediksi karena persaingan sangat rapat dan perubahan posisi bisa terjadi hampir di setiap lap. Karena itu, posisi start ketujuh belum menjamin hasil akhir, tetapi jelas memberi Veda Ega Pratama panggung yang lebih baik untuk menyerang.
Dengan jalur Q1 yang berhasil dilalui dan Q2 yang ditutup di posisi ketujuh, Veda Ega Pratama tidak hanya selamat dari tekanan kualifikasi di Assen. Ia justru keluar dengan modal penting, yakni peluang nyata untuk menjadikan Moto3 Belanda 2026 sebagai salah satu akhir pekan paling menjanjikan dalam perjalanannya musim ini.
Posisi start Moto3 Belanda 2026
TT Circuit Assen
1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:40.130
2. Joel Kelso (GRYD Racing) – 1:40.155
3. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 1:40.430
4. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:40.454
5. Adrian Cruces (CIP Green Power) – 1:40.456
6. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 1:40.615
7. Veda Pratama / Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 1:40.690
8. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 1:40.720
9. Guido Pini (Leopard Racing) – 1:40.739
10. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 1:40.760
11. Marcos Uriarte (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 1:40.787
12. Ryusei Yamanaka (AEON Credit – MT Helmets – MSI) – 1:40.799
13. Matteo Bertelle (LEVEL UP – MTA) – 1:40.868
14. Casey O’Gorman (SIC58 Squadra Corse) – 1:40.921
15. Eddie O’Shea (GRYD Racing) – 1:41.081
16. Hakim Danish (AEON Credit – MT Helmets – MSI) – 1:41.136
17. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) – 1:41.167
18. Scott Ogden (CIP Green Power) – 1:41.656
Catatan:
Veda start dari posisi 7 atau baris ketiga.
Jadwal Moto3 Belanda 2026 di Assen:
Minggu, 28 Juni 2026
– Race Moto3 (20 lap): 16.00 WITA / 15.00 WIB
Klasemen pembalap Moto3 2026
1. Maximo Quiles – CFMOTO Aspar Team – 186 poin
2. Alvaro Carpe – Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin
3. Brian Uriarte – Red Bull KTM Factory Racing – 92 poin
4. David Almansa – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 89 poin
5. Marco Morelli – CFMOTO Aspar Team – 86 poin
6. Veda Pratama – Honda Team Asia – 82 poin
7. Hakim Danish – MT Helmets – MSI – 73 poin
8. Valentin Perrone – Red Bull KTM Tech 3 – 66 poin
9. David Munoz – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin
10. Guido Pini – Leopard Racing – 48 poin
11. Adrian Cruces – CIP – 46 poin
12. Joel Esteban – LEVELUP – MTA – 44 poin
13. Matteo Bertelle – LEVELUP – MTA – 42 poin
14. Rico Salmela – Red Bull KTM Tech 3 – 35 poin
15. Eddie O’Shea – GRYD – Mlav Racing – 35 poin
16. Casey O’Gorman – SIC58 Squadra Corse – 34 poin
17. Joel Kelso – GRYD – Mlav Racing – 30 poin
18. Scott Ogden – CIP – 27 poin
19. Jesus Rios – Rivacold Snipers Team – 24 poin
20. Adrian Fernandez Gonzalez – Leopard Racing – 21 poin
21. Ryusei Yamanaka – MT Helmets – MSI – 12 poin
22. Marcos Uriarte – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin
23. Leo Rammerstorfer – SIC58 Squadra Corse – 4 poin
24. Zen Mitani – Honda Team Asia – 2 poin
25. Cormac Buchanan – Code Motorsports – 2 poin
26. Ruche Moodley – Code Motorsports – 1 poin
Catatan: Veda Pratama saat ini peringkat 6 dengan 82 poin.


