SulawesiPos.com, Los Angeles — NBA All-Star 2026 menghadirkan wajah baru kompetisi pertunjukan basket dunia.
Liga untuk pertama kalinya mengubah format klasik satu pertandingan menjadi mini-turnamen tiga tim: USA Stars, USA Stripes, dan Team World.
Perubahan ini langsung memunculkan juara baru, ketika skuad muda USA Stars tampil dominan sejak fase round-robin hingga final di bawah kepemimpinan MVP Anthony Edwards.
Turnamen di Los Angeles tersebut mempertemukan tiga identitas berbeda: generasi muda Amerika, legenda aktif NBA, dan bintang internasional.
Dua tim dengan rekor terbaik pada fase grup melaju ke partai puncak.
USA Stars: Wajah Baru Dominasi NBA
USA Stars dihuni pemain usia prime yang sedang menanjak di liga. Kombinasi guard eksplosif, forward serba bisa, dan rim protector modern menjadikan mereka tim paling atletis sepanjang turnamen.
Roster USA Stars — All-Star 2026
- Jalen Johnson (Atlanta Hawks)
- Cade Cunningham (Detroit Pistons)
- Tyrese Maxey (Philadelphia 76ers)
- Anthony Edwards (Minnesota Timberwolves) — MVP
- Devin Booker (Phoenix Suns)
- Scottie Barnes (Toronto Raptors)
- Chet Holmgren (Oklahoma City Thunder)
- Jalen Brunson (New York Knicks)
USA Stars mengandalkan tempo tinggi, transisi cepat, serta volume tembakan perimeter.

Edwards menjadi pusat serangan melalui penetrasi agresif dan isolasi satu-lawan-satu yang efisien, menjadikannya pemain paling menentukan sepanjang turnamen.
USA Stripes: Pengalaman Generasi Emas
Jika USA Stars merepresentasikan masa depan, USA Stripes adalah simbol kejayaan era modern NBA.
Skuad veteran ini mengoleksi total 64 penampilan All-Star dan melaju ke final berkat stabilitas permainan half-court.

