Menanggapi hal tersebut, Vinales menunjukkan kedewasaan yang baru.
Ia tidak jemawa, justru memberikan refleksi diri yang tajam: “Bakat tanpa manajemen yang tepat tidak akan menghasilkan gelar juara dunia. Saya sudah membuktikan bisa menang dengan motor apa pun, tapi saya belum membuktikan bisa melakukannya setiap minggu. Target saya dengan Jorge adalah mereplikasi performa seperti di Austin di setiap balapan.”
Kondisi Fisik dan Ambisi Kursi Utama 2027 Selain transformasi mental, Vinales mengonfirmasi bahwa cedera bahu yang menghambatnya tahun lalu telah pulih total.
Dengan kondisi fisik 100%, ia merasa jauh lebih siap menghadapi tes Sepang dibandingkan saat pertama kali mencoba KTM tahun lalu.
Meskipun rumor kepindahannya ke tim pabrikan KTM untuk tahun 2027 mulai berhembus kencang, Vinales memilih untuk tetap membumi.
Ia sadar bahwa kursi oranye tersebut hanya bisa didapatkan dengan bukti di atas aspal. “Tahun ini adalah audisi besar.
Saya ingin memberikan 105 persen untuk KTM. Fokus saya bukan kontrak 2027, tapi memastikan lampu start di balapan pertama menyala dan saya berada di barisan depan,” pungkasnya. overview

