Di balik stabilitas yang mulai terbentuk, KTM sudah bersiap menghadapi kenyataan pahit: Pedro Acosta dipastikan tidak akan bertahan untuk 2027, seiring kesepakatan yang hampir rampung dengan Ducati.
Kondisi ini memaksa manajemen Mattighofen menyusun ulang strategi jangka menengah.
Brad Binder diproyeksikan tetap menjadi pilar utama tim resmi, sementara Maverick Vinales disiapkan sebagai pusat pengembangan motor generasi baru, didukung penguji berpengalaman Pol Espargaro dan Dani Pedrosa.
Dengan Ducati masih menjadi tolok ukur utama, target realistis KTM musim ini adalah menyalip Aprilia sebagai pabrikan terbaik kedua di MotoGP.
Musim lalu, Aprilia unggul 46 poin atas KTM di klasemen konstruktor.
Selisih yang sama juga memisahkan Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta di klasemen pembalap.
Angka itu kini menjadi patokan internal KTM untuk dikejar dan dilampaui.
Di klasemen tim, KTM menempati posisi keempat, tepat di belakang tiga tim Ducati dan unggul atas tim pabrikan Aprilia—sebuah modal psikologis yang ingin dimaksimalkan pada 2026.
Bagi KTM, MotoGP 2026 bukan sekadar tahun transisi.
Ini adalah musim penentuan, apakah mereka mampu bertahan sebagai kekuatan utama saat regulasi baru berlaku, atau justru harus merelakan ambisi jangka panjangnya di kelas tertinggi.

