Overview
- McLaren Racing memperkenalkan MCL40 melalui render monokrom hitam–perak sebagai strategi tertutup menyambut F1 2026.
- Mobil ini menandai perubahan desain besar, termasuk kembalinya suspensi push-rod dan filosofi aerodinamika baru, dengan McLaren siap memulai era baru tanpa mengandalkan status juara bertahan.
SulawesiPos.com, Woking – Menghadapi revolusi regulasi Formula 1 2026, McLaren Racing memilih pendekatan yang tidak biasa.
Sang juara bertahan konstruktor ini resmi memamerkan MCL40 melalui render digital yang dibalut livery uji coba hitam-perak (monokromatik), sebuah langkah taktis sebelum mobil ini benar-benar menyentuh aspal Barcelona.
Desain Radikal: Kembalinya Suspensi Push-Rod
Meski dibalut corak samar, detail teknis MCL40 menunjukkan perubahan filosofi yang signifikan. Beberapa poin krusial yang tertangkap kamera meliputi:
- Revolusi Suspensi: McLaren kembali mengadopsi layout suspensi depan push-rod, bergeser dari tren sebelumnya demi optimasi aerodinamika sasis 2026.
- Anatomi Sasis: Bentuk hidung (nose) yang lebih rendah dan melandai, dipadukan dengan desain sidepod melengkung ekstrim untuk mengarahkan aliran udara ke area belakang.
- Identitas Baru: Logo Mastercard kini tampil lebih dominan, menandai kemitraan strategis baru yang memperkuat posisi finansial tim asal Woking ini.
Andrea Stella: “Kami Mulai dari Nol”
Bos Tim McLaren, Andrea Stella, menekankan bahwa status juara yang diraih Lando Norris dan timnya pada 2025 tidak menjadi jaminan untuk era baru ini. Stella menyebut proyek MCL40 sebagai tantangan teknis terbesar dalam dua dekade terakhir.
“Volume desain ulang yang kami lakukan dalam 20 bulan terakhir adalah proyek mobil baru terbesar yang pernah saya ikuti. Di 2026, status juara kami lepaskan. Semua tim kembali ke garis start yang sama,” ujar Stella.
Absen di Hari Pertama Shakedown
Berbeda dengan rivalnya, McLaren mengonfirmasi tidak akan turun di hari pertama shakedown Barcelona.

