Overview
- Dana White kembali menuai kontroversi usai menyebut sepak bola sebagai olahraga dengan bakat paling minim di dunia.
- Pernyataan Presiden UFC ini memicu reaksi keras dan perdebatan luas di kalangan penggemar olahraga global.
SulawesiPos.com – Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White, kembali memicu kontroversi setelah melontarkan pernyataan pedas yang menyinggung sepak bola, olahraga paling populer di dunia.
White secara terbuka menyebut sepak bola sebagai olahraga dengan kebutuhan bakat paling rendah, pernyataan yang langsung menuai reaksi keras dari publik dan penggemar sepak bola global.
Dalam komentarnya yang beredar luas di media sosial dan berbagai platform olahraga, Dana White mengaku tidak pernah menyukai sepak bola.
Ia bahkan menyindir bahwa anak berusia tiga tahun pun bisa memainkan olahraga tersebut, karena menurutnya tidak membutuhkan kemampuan teknis yang kompleks.
“Menurutku sepak bola adalah olahraga dengan bakat paling sedikit di planet ini. Ada alasan kenapa anak-anak usia tiga tahun bisa memainkannya,” ujar Dana White.
Tak berhenti di situ, White juga mengkritik konsep permainan sepak bola, mulai dari ukuran lapangan yang besar, gawang yang lebar, hingga skor pertandingan yang kerap minim.
Ia menyebut situasi pertandingan dengan skor rendah seperti 3-1 sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal”.
Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar olahraga.
Banyak yang menilai komentar Dana White terlalu menyederhanakan kompleksitas sepak bola, yang dikenal membutuhkan teknik tinggi, visi bermain, kerja sama tim, serta kecerdasan taktik.
Sejumlah pengamat olahraga menyebut pernyataan White sebagai bentuk bias terhadap olahraga tarung, mengingat UFC dan sepak bola memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

