Pada Januari lalu, beredar kabar bahwa Aston Martin melakukan evaluasi ulang terhadap konsep mobil baru yang berada di bawah arahan Adrian Newey.
Keputusan tersebut memicu penyesuaian desain yang berimbas langsung pada timeline produksi.
Di sisi lain, mitra mesin Honda juga dikabarkan bekerja dengan margin waktu yang sangat sempit.
Tantangan logistik dan koordinasi menjadi lebih kompleks dibandingkan rival-rival utama mereka di grid.
Hingga saat ini, tidak ada indikasi kegagalan pada uji tabrakan, yang disebut telah dilalui tanpa kendala berarti.
Oleh karena itu, keterlambatan ini diyakini lebih berkaitan dengan proses perakitan akhir dan integrasi komponen.
Namun, dengan jadwal yang sudah berada di batas kritis, gangguan sekecil apa pun dapat berujung pada hilangnya waktu pengembangan yang sangat berharga menjelang musim F1 2026.
Jika AMR26 baru benar-benar turun pada hari terakhir tes, Aston Martin berpotensi kehilangan banyak data penting yang dibutuhkan untuk pengembangan awal musim.

