24 C
Makassar
3 February 2026, 3:19 AM WITA

Alter Ego Tantang Aurora Gaming di Grand Finals M7 World Championship 2026

Overview

  •  MLBB Esports menegaskan Dua tim penuh cerita besar: Alter Ego (Indonesia) dan Aurora Gaming (Filipina) akan saling berhadapan di Grand Finals M7 World Championship 2026.
  • Grand Finals menampilkan duel simbolik dua kekuatan Asia Tenggara, sementara foto Alter Ego yang bertuliskan “Goes to Grand Final” menandai perjalanan dramatis tim Merah Putih menuju laga puncak.
  • Final akan digelar 25 Januari 2026 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, dengan format Best of Seven (BO7) dan total hadiah USD 320 ribu.

SulawesiPos.com, Jakarta — M7 World Championship 2026 resmi memasuki babak pamungkas.

Dua tim penuh cerita, Alter Ego dan Aurora Gaming, memastikan tiket ke Grand Finals sekaligus mengakhiri dominasi tim-tim unggulan yang lebih dulu tersingkir.

Dalam poster Grand Finals yang dirilis MLBB Esports, duel Alter Ego vs Aurora Gaming digambarkan sebagai pertarungan dua runner-up regional yang bangkit di panggung dunia.

Keduanya datang dengan status “underdog”, namun justru tampil paling konsisten sepanjang fase knockout.

Unggahan postingan Alter Ego terlihat merayakan kelolosan ke final dengan jersey merah kebanggaan Indonesia, menegaskan kisah cinderella run yang mereka ukir di M7.

Baca Juga: 
Luka Doncic dan Giannis Antetokounmpo jadi favorit sementara di voting NBA All-Star 2026

Tim ini sempat diragukan setelah kegagalan di MPL Finals regional, namun mampu membungkam kritik lewat permainan disiplin, drafting fleksibel, dan mental bertanding yang kuat.

Sementara itu, Aurora Gaming hadir sebagai wakil Filipina dengan gaya bermain agresif namun rapi.

Mereka dikenal memiliki rotasi cepat dan eksekusi objektif yang presisi, menjadikan duel final ini diprediksi berlangsung panjang dan penuh adu strategi.

Alter Ego merayakan kelolosan ke final
Tim Alter Ego merayakan kelolosan ke final. source MLBB Esports

Laga Grand Finals M7 akan dimainkan dalam tujuh game maksimal, dengan satu tim akan dinobatkan sebagai Juara Dunia MLBB 2026 di hadapan publik Indonesia.

Analis MLBB internasional, Fajar “MetaID” Nugroho, menilai final ini sebagai benturan momentum dan disiplin.

Overview

  •  MLBB Esports menegaskan Dua tim penuh cerita besar: Alter Ego (Indonesia) dan Aurora Gaming (Filipina) akan saling berhadapan di Grand Finals M7 World Championship 2026.
  • Grand Finals menampilkan duel simbolik dua kekuatan Asia Tenggara, sementara foto Alter Ego yang bertuliskan “Goes to Grand Final” menandai perjalanan dramatis tim Merah Putih menuju laga puncak.
  • Final akan digelar 25 Januari 2026 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, dengan format Best of Seven (BO7) dan total hadiah USD 320 ribu.

SulawesiPos.com, Jakarta — M7 World Championship 2026 resmi memasuki babak pamungkas.

Dua tim penuh cerita, Alter Ego dan Aurora Gaming, memastikan tiket ke Grand Finals sekaligus mengakhiri dominasi tim-tim unggulan yang lebih dulu tersingkir.

Dalam poster Grand Finals yang dirilis MLBB Esports, duel Alter Ego vs Aurora Gaming digambarkan sebagai pertarungan dua runner-up regional yang bangkit di panggung dunia.

Keduanya datang dengan status “underdog”, namun justru tampil paling konsisten sepanjang fase knockout.

Unggahan postingan Alter Ego terlihat merayakan kelolosan ke final dengan jersey merah kebanggaan Indonesia, menegaskan kisah cinderella run yang mereka ukir di M7.

Baca Juga: 
Sehri Pavlov dan Kevin Kangu Jadi Pemain Asing Baru Satya Wacana Salatiga

Tim ini sempat diragukan setelah kegagalan di MPL Finals regional, namun mampu membungkam kritik lewat permainan disiplin, drafting fleksibel, dan mental bertanding yang kuat.

Sementara itu, Aurora Gaming hadir sebagai wakil Filipina dengan gaya bermain agresif namun rapi.

Mereka dikenal memiliki rotasi cepat dan eksekusi objektif yang presisi, menjadikan duel final ini diprediksi berlangsung panjang dan penuh adu strategi.

Alter Ego merayakan kelolosan ke final
Tim Alter Ego merayakan kelolosan ke final. source MLBB Esports

Laga Grand Finals M7 akan dimainkan dalam tujuh game maksimal, dengan satu tim akan dinobatkan sebagai Juara Dunia MLBB 2026 di hadapan publik Indonesia.

Analis MLBB internasional, Fajar “MetaID” Nugroho, menilai final ini sebagai benturan momentum dan disiplin.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/