24 C
Makassar
3 February 2026, 4:56 AM WITA

Revolusi di Balik Kap Mesin: A526 Menjadi Simbol Kebangkitan Alpine dengan Napas Mercedes

Overview

  • Alpine memulai era baru F1 2026 sebagai tim pelanggan dengan menggunakan unit tenaga (power unit) dari Mercedes-AMG.

  • Mobil baru ini memiliki dimensi lebih ramping dan menerapkan teknologi aerodinamika aktif pada sayap depan serta belakang untuk meningkatkan kualitas balapan.

  • Tim menghentikan pengembangan mobil 2025 sejak Mei tahun lalu demi fokus penuh pada riset regulasi teknis 2026 yang melibatkan sistem kelistrikan lebih besar.

  • Pierre Gasly akan memimpin tim bersama rekan barunya, Franco Colapinto, dalam menghadapi tantangan di lintasan.

  • Setelah uji coba awal di Silverstone, Alpine akan menjalani tes pramusim resmi di Barcelona pada akhir Januari ini.

SulawesiPos.com, Barcelona – Sementara publik sibuk membicarakan livery biru-merah muda yang tampak familiar di atas kapal pesiar Catalunya, narasi sesungguhnya dari tim Alpine untuk musim F1 2026 terletak pada transformasi radikal di bawah sasisnya.

Setelah terpuruk di dasar klasemen musim lalu, tim asal Enstone ini resmi meninggalkan identitas lamanya demi sebuah pertaruhan besar: Unit Tenaga Mercedes-AMG.

Baca Juga: 
Era Baru Red Bull Ford Dimulai: Penampakan Perdana RB22 di Aspal Barcelona

Keputusan Alpine untuk menjadi tim pelanggan Mercedes mulai tahun 2026 menandai berakhirnya era mesin mandiri mereka.

Direktur Teknis Eksekutif, David Sanchez, mengungkapkan bahwa integrasi mesin dari Brixworth telah mengubah cara kerja tim dalam beberapa bulan terakhir.

Fokus utama kini bukan lagi pada pengembangan mesin sendiri, melainkan pada optimalisasi paket daya listrik yang lebih besar dan penggunaan 100% bahan bakar berkelanjutan.

Jet darat terbaru, A526, yang telah menjalani uji coba rahasia di Silverstone, membawa perubahan dimensi yang signifikan.

Mobil ini hadir lebih pendek dan lebih ramping guna memenuhi regulasi baru.

Inovasi paling mencolok adalah kembalinya aerodinamika aktif, di mana sayap depan dan belakang dapat bergerak secara dinamis untuk meminimalkan drag di lintasan lurus dan memaksimalkan downforce di tikungan.

“Ini adalah tantangan yang benar-benar berbeda. Kami harus membiasakan diri dengan istilah baru seperti boost mode dan recharge mode yang akan menjadi kunci strategi balap tahun ini,” ujar Sanchez.

Pierre Gasly, yang telah berkomitmen jangka panjang, kini mendapatkan tandem baru yang ambisius, Franco Colapinto.

Baca Juga: 
Gokart Jules Bianchi Ditemukan, Keluarga Lega: Warisan Sang Pembalap Kembali ke Rumah

Overview

  • Alpine memulai era baru F1 2026 sebagai tim pelanggan dengan menggunakan unit tenaga (power unit) dari Mercedes-AMG.

  • Mobil baru ini memiliki dimensi lebih ramping dan menerapkan teknologi aerodinamika aktif pada sayap depan serta belakang untuk meningkatkan kualitas balapan.

  • Tim menghentikan pengembangan mobil 2025 sejak Mei tahun lalu demi fokus penuh pada riset regulasi teknis 2026 yang melibatkan sistem kelistrikan lebih besar.

  • Pierre Gasly akan memimpin tim bersama rekan barunya, Franco Colapinto, dalam menghadapi tantangan di lintasan.

  • Setelah uji coba awal di Silverstone, Alpine akan menjalani tes pramusim resmi di Barcelona pada akhir Januari ini.

SulawesiPos.com, Barcelona – Sementara publik sibuk membicarakan livery biru-merah muda yang tampak familiar di atas kapal pesiar Catalunya, narasi sesungguhnya dari tim Alpine untuk musim F1 2026 terletak pada transformasi radikal di bawah sasisnya.

Setelah terpuruk di dasar klasemen musim lalu, tim asal Enstone ini resmi meninggalkan identitas lamanya demi sebuah pertaruhan besar: Unit Tenaga Mercedes-AMG.

Baca Juga: 
Era Baru Red Bull Ford Dimulai: Penampakan Perdana RB22 di Aspal Barcelona

Keputusan Alpine untuk menjadi tim pelanggan Mercedes mulai tahun 2026 menandai berakhirnya era mesin mandiri mereka.

Direktur Teknis Eksekutif, David Sanchez, mengungkapkan bahwa integrasi mesin dari Brixworth telah mengubah cara kerja tim dalam beberapa bulan terakhir.

Fokus utama kini bukan lagi pada pengembangan mesin sendiri, melainkan pada optimalisasi paket daya listrik yang lebih besar dan penggunaan 100% bahan bakar berkelanjutan.

Jet darat terbaru, A526, yang telah menjalani uji coba rahasia di Silverstone, membawa perubahan dimensi yang signifikan.

Mobil ini hadir lebih pendek dan lebih ramping guna memenuhi regulasi baru.

Inovasi paling mencolok adalah kembalinya aerodinamika aktif, di mana sayap depan dan belakang dapat bergerak secara dinamis untuk meminimalkan drag di lintasan lurus dan memaksimalkan downforce di tikungan.

“Ini adalah tantangan yang benar-benar berbeda. Kami harus membiasakan diri dengan istilah baru seperti boost mode dan recharge mode yang akan menjadi kunci strategi balap tahun ini,” ujar Sanchez.

Pierre Gasly, yang telah berkomitmen jangka panjang, kini mendapatkan tandem baru yang ambisius, Franco Colapinto.

Baca Juga: 
Riccardo Adami Lepas Peran Insinyur Balap Lewis Hamilton, Fokus Kembangkan Pembalap Muda Ferrari

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/