Sementara itu, pengalaman Davide Brivio di level tertinggi MotoGP menjadi pegangan saat Fernandez berada di fase terberat kariernya.
Meski sukses menutup musim 2025 dengan catatan manis, Fernandez mengakui perjalanan tersebut tidak sepenuhnya mudah.
Insiden kecelakaan besar serta jadwal balapan yang padat sempat mengganggu kondisi fisiknya.
Berkat penanganan medis yang intens, ia mampu kembali tampil kompetitif hingga akhir musim.
Menatap MotoGP 2026, Fernandez tidak memasang target berlebihan.
Fokus utamanya adalah menjalani pramusim tanpa cedera, menjaga konsistensi, dan meminimalkan masalah teknis.
Ia juga menegaskan pentingnya berkonsentrasi pada perkembangan diri sendiri, tanpa terlalu memikirkan rival.
Dengan bekal pengalaman pahit dan manis di 2025, Raul Fernandez berharap musim depan dapat berjalan lebih stabil dan membuka peluang meraih prestasi lebih besar di kelas utama MotoGP.

