Overview
- Trackhouse Racing resmi merilis dua desain motor untuk MotoGP 2026, dengan sorotan utama pada kembalinya livery legendaris Gulf Oil di beberapa seri termasuk Mandalika.
- Didukung oleh teknisi jenius Fabiano Sterlacchini, duet Raul Fernandez dan Ai Ogura optimistis mampu membawa Aprilia RS-GP bersaing di barisan depan setelah evaluasi besar-besaran pada sektor aerodinamika.
SulawesiPos.com, Amerika Serikat – Gebrakan visual dilakukan oleh Trackhouse Racing menyambut musim MotoGP 2026.
Tim satelit rasa pabrikan asal Amerika Serikat ini resmi memperkenalkan strategi dual-livery yang akan dikendarai oleh duet mautnya, Raul Fernandez dan Ai Ogura.
Bukan sekadar corak biasa, Trackhouse membawa kembali warna legendaris Gulf Oil—paduan biru muda dan oranye yang ikonik—untuk berlaga di seri-seri strategis termasuk MotoGP Indonesia, Thailand, Brasil, Malaysia, dan Italia.
Bagi Raul Fernandez, kembalinya warna Gulf bukan sekadar urusan sponsor. Pembalap Spanyol ini memiliki ikatan emosional kuat karena podium perdananya diraih saat menggunakan corak tersebut.
“Saya langsung jatuh cinta saat melihatnya lagi. Ada memori manis yang kembali bangkit. Tahun ini motor terasa sangat berbeda, dan livery ini menambah motivasi saya untuk memulai semuanya dari nol dengan semangat baru,” ujar Fernandez yang kini menjadi pembalap paling berpengalaman di atas Aprilia RS-GP.
Sementara itu, bintang asal Jepang, Ai Ogura, tak kalah antusias. Setelah melewati musim debut yang penuh pelajaran pada 2025, Ogura merasa desain ini akan memberikan identitas kuat bagi tim di grid.
Di balik tampilan yang estetik, Trackhouse Racing mengalami perombakan besar di balik layar.
Kedatangan Fabiano Sterlacchini sebagai Direktur Teknik Aprilia membawa perubahan masif pada pengembangan aerodinamika RS-GP.
Poin Utama Transformasi Trackhouse 2026:
-
Perubahan Mentalitas: Fokus penuh pada pengembangan mandiri tanpa terlalu terbebani hasil pembalap lain.
-
Optimasi Aerodinamika: Paket RS-GP 2026 diklaim lebih stabil di area cornering.
-
Target Ogura: Meningkatkan performa time-attack yang menjadi kelemahan musim lalu.
-
Fisik Fernandez: Persiapan pramusim yang lebih matang tanpa gangguan cedera seperti tahun sebelumnya.

