Aprilia Siaga Satu: Massimo Rivola Waspadai ‘Godaan’ Pabrikan Jepang Jelang MotoGP 2026/2027

Keseimbangan Finansial: Menyamai atau memberikan nilai tambah kompetitif di luar sekadar angka gaji untuk menangkal tawaran fantastis dari Jepang.

Loyalitas Pembalap: Menekankan pada progres teknis motor RS-GP yang terbukti lebih kompetitif dibandingkan motor pabrikan Jepang dalam dua musim terakhir.

Lampu kuning telah dinyalakan. Rivola menekankan bahwa Aprilia tidak ingin hanya menjadi “sekolah” bagi pembalap yang kemudian diambil oleh tim dengan anggaran lebih besar.

Kecepatan dalam negosiasi akan menjadi kunci apakah Aprilia mampu mempertahankan statusnya sebagai tim elit di grid MotoGP.

“Tujuannya jelas: memberikan motor terbaik dan kepastian proyek jangka panjang. Jika kami terlambat, kami berisiko kehilangan aset berharga kami,” tutup Rivola.

BACA JUGA:  Pedro Acosta Rebut Pole MotoGP Catalunya 2026, KTM Bangkit di Barcelona

Keseimbangan Finansial: Menyamai atau memberikan nilai tambah kompetitif di luar sekadar angka gaji untuk menangkal tawaran fantastis dari Jepang.

Loyalitas Pembalap: Menekankan pada progres teknis motor RS-GP yang terbukti lebih kompetitif dibandingkan motor pabrikan Jepang dalam dua musim terakhir.

Lampu kuning telah dinyalakan. Rivola menekankan bahwa Aprilia tidak ingin hanya menjadi “sekolah” bagi pembalap yang kemudian diambil oleh tim dengan anggaran lebih besar.

Kecepatan dalam negosiasi akan menjadi kunci apakah Aprilia mampu mempertahankan statusnya sebagai tim elit di grid MotoGP.

“Tujuannya jelas: memberikan motor terbaik dan kepastian proyek jangka panjang. Jika kami terlambat, kami berisiko kehilangan aset berharga kami,” tutup Rivola.

BACA JUGA:  Jorge Martin Nilai Marco Bezzecchi Tampil di Level Berbeda pada MotoGP Thailand

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru