Keseimbangan Finansial: Menyamai atau memberikan nilai tambah kompetitif di luar sekadar angka gaji untuk menangkal tawaran fantastis dari Jepang.
Loyalitas Pembalap: Menekankan pada progres teknis motor RS-GP yang terbukti lebih kompetitif dibandingkan motor pabrikan Jepang dalam dua musim terakhir.
Lampu kuning telah dinyalakan. Rivola menekankan bahwa Aprilia tidak ingin hanya menjadi “sekolah” bagi pembalap yang kemudian diambil oleh tim dengan anggaran lebih besar.
Kecepatan dalam negosiasi akan menjadi kunci apakah Aprilia mampu mempertahankan statusnya sebagai tim elit di grid MotoGP.
“Tujuannya jelas: memberikan motor terbaik dan kepastian proyek jangka panjang. Jika kami terlambat, kami berisiko kehilangan aset berharga kami,” tutup Rivola.

