27 C
Makassar
18 January 2026, 19:04 PM WITA

Di Giannantonio Optimistis di MotoGP 2026: Memulai dengan Tim yang Sama Bantu Saya Terus Berkembang

Overview

  • Fabio Di Giannantonio memasuki musim MotoGP 2026 dengan optimisme baru setelah kembali bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai pembalap pabrikan Ducati.
  • Meski musim lalu diwarnai cedera dan tantangan adaptasi dengan GP25, Diggia berhasil meraih delapan podium dan finis keenam klasemen.
  • Dengan kontinuitas tim dan peluang terlibat dalam pengembangan GP26, ia menargetkan performa yang lebih konsisten di musim yang sangat menentukan masa depan para pembalap MotoGP.

SulawesiPos.com – Fabio Di Giannantonio menatap musim kelimanya di MotoGP dengan optimisme tinggi.

Pembalap asal Italia itu bersiap menjalani musim kedua bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team, kali ini dengan status lebih prestisius sebagai pembalap pabrikan Ducati.

Musim perdananya sebagai rider Ducati tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Cedera yang dialami saat tes musim dingin memaksanya melewatkan hampir seluruh rangkaian pramusim, situasi yang membuat adaptasi terhadap Desmosedici GP25 menjadi lebih sulit.

Di Giannantonio pun mengakui motor tersebut menuntut penyesuaian ekstra dalam hal kendali dan konsistensi performa.

Baca Juga: 
Marc Márquez Tak Mau Anaknya Jadi Pebalap, Lebih Pilih Sepak Bola

Meski demikian, pembalap yang akrab disapa Diggia itu menilai kesinambungan tim menjadi faktor penting dalam perkembangan kariernya.

Memulai musim dengan kru dan lingkungan kerja yang sama dinilai membantunya memahami karakter motor dengan lebih baik.

“Memulai dengan tim yang sama membantu saya terus berkembang. Kami sudah saling mengenal dan itu membuat proses adaptasi jauh lebih cepat,” ujar Di Giannantonio.

Kini, Diggia memiliki peluang baru untuk membuktikan dirinya pantas menyandang status pembalap resmi Ducati.

Bahkan, ia berpotensi memberi kontribusi penting dalam pengembangan GP26, Desmosedici terakhir sebelum regulasi MotoGP mengalami perubahan besar.

Overview

  • Fabio Di Giannantonio memasuki musim MotoGP 2026 dengan optimisme baru setelah kembali bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai pembalap pabrikan Ducati.
  • Meski musim lalu diwarnai cedera dan tantangan adaptasi dengan GP25, Diggia berhasil meraih delapan podium dan finis keenam klasemen.
  • Dengan kontinuitas tim dan peluang terlibat dalam pengembangan GP26, ia menargetkan performa yang lebih konsisten di musim yang sangat menentukan masa depan para pembalap MotoGP.

SulawesiPos.com – Fabio Di Giannantonio menatap musim kelimanya di MotoGP dengan optimisme tinggi.

Pembalap asal Italia itu bersiap menjalani musim kedua bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team, kali ini dengan status lebih prestisius sebagai pembalap pabrikan Ducati.

Musim perdananya sebagai rider Ducati tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Cedera yang dialami saat tes musim dingin memaksanya melewatkan hampir seluruh rangkaian pramusim, situasi yang membuat adaptasi terhadap Desmosedici GP25 menjadi lebih sulit.

Di Giannantonio pun mengakui motor tersebut menuntut penyesuaian ekstra dalam hal kendali dan konsistensi performa.

Baca Juga: 
Kemenangan Ganda Putri dan Putra Indonesia di Malaysia Open 2026

Meski demikian, pembalap yang akrab disapa Diggia itu menilai kesinambungan tim menjadi faktor penting dalam perkembangan kariernya.

Memulai musim dengan kru dan lingkungan kerja yang sama dinilai membantunya memahami karakter motor dengan lebih baik.

“Memulai dengan tim yang sama membantu saya terus berkembang. Kami sudah saling mengenal dan itu membuat proses adaptasi jauh lebih cepat,” ujar Di Giannantonio.

Kini, Diggia memiliki peluang baru untuk membuktikan dirinya pantas menyandang status pembalap resmi Ducati.

Bahkan, ia berpotensi memberi kontribusi penting dalam pengembangan GP26, Desmosedici terakhir sebelum regulasi MotoGP mengalami perubahan besar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/