30 C
Makassar
18 January 2026, 14:13 PM WITA

Riccardo Adami Lepas Peran Insinyur Balap Lewis Hamilton, Fokus Kembangkan Pembalap Muda Ferrari

Overview

  • Riccardo Adami resmi melepaskan tanggung jawabnya sebagai insinyur balap Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari.
  • Insinyur asal Italia tersebut kini diproyeksikan untuk fokus pada pengembangan program pembalap muda melalui Ferrari Driver Academy, termasuk mengawasi pengujian mobil-mobil lama Ferrari.
  • Adami sebelumnya sempat menjadi sorotan akibat dinamika komunikasi dengan Hamilton di musim debut sang juara dunia tujuh kali bersama tim Kuda Jingkrak.
  • Meski sempat mencatatkan kemenangan Sprint Race di Cina, musim Hamilton diwarnai hasil kurang konsisten.
  • Ferrari menegaskan bahwa penugasan baru Adami bertujuan memperkuat pembinaan talenta masa depan dan budaya kinerja tim.

SulawesiPos.com, Maranello – Riccardo Adami resmi melepaskan tanggung jawabnya sebagai insinyur balap Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari.

Insinyur asal Italia tersebut kini akan menjalani peran baru dengan fokus pada pengembangan program pembalap muda tim Formula 1 Kuda Jingkrak.

Adami, yang sebelumnya menjadi insinyur balap bagi Sebastian Vettel dan Carlos Sainz selama membela Ferrari, akan bertugas mengawasi pengujian mobil-mobil generasi lama yang digunakan oleh Ferrari Driver Academy.

Baca Juga: 
Mengapa Mayoritas Pembalap F1 Berasal dari Keluarga Kaya? Ini Penjelasannya

Dengan peran barunya ini, Adami tidak lagi terlibat langsung dalam aktivitas di lintasan Formula 1.

Pada musim debut Lewis Hamilton bersama Ferrari, Adami sempat dipasangkan sebagai insinyur balap utama.

Namun, kemitraan tersebut kerap menjadi sorotan publik setelah beberapa momen komunikasi melalui radio tim terdengar kurang mulus dalam siaran global Formula 1.

Meski demikian, Hamilton dan Adami sempat mencatatkan kesuksesan awal dengan kemenangan pada Sprint Race GP Cina.

Namun, perjalanan musim juara dunia tujuh kali itu kemudian diwarnai hasil yang kurang konsisten, termasuk serangkaian kegagalan menembus Q2 akibat eliminasi di sesi kualifikasi Q1.

Ferrari engineer, Adami
Ferrari engineer, Riccardo Adami

Belakangan, muncul spekulasi bahwa hubungan kerja antara Hamilton dan Adami dinilai belum memiliki ikatan kuat akibat ketegangan yang sesekali terdengar lewat radio.

Isu tersebut telah dibantah baik oleh pihak pembalap maupun tim.

Overview

  • Riccardo Adami resmi melepaskan tanggung jawabnya sebagai insinyur balap Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari.
  • Insinyur asal Italia tersebut kini diproyeksikan untuk fokus pada pengembangan program pembalap muda melalui Ferrari Driver Academy, termasuk mengawasi pengujian mobil-mobil lama Ferrari.
  • Adami sebelumnya sempat menjadi sorotan akibat dinamika komunikasi dengan Hamilton di musim debut sang juara dunia tujuh kali bersama tim Kuda Jingkrak.
  • Meski sempat mencatatkan kemenangan Sprint Race di Cina, musim Hamilton diwarnai hasil kurang konsisten.
  • Ferrari menegaskan bahwa penugasan baru Adami bertujuan memperkuat pembinaan talenta masa depan dan budaya kinerja tim.

SulawesiPos.com, Maranello – Riccardo Adami resmi melepaskan tanggung jawabnya sebagai insinyur balap Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari.

Insinyur asal Italia tersebut kini akan menjalani peran baru dengan fokus pada pengembangan program pembalap muda tim Formula 1 Kuda Jingkrak.

Adami, yang sebelumnya menjadi insinyur balap bagi Sebastian Vettel dan Carlos Sainz selama membela Ferrari, akan bertugas mengawasi pengujian mobil-mobil generasi lama yang digunakan oleh Ferrari Driver Academy.

Baca Juga: 
MotoGP Rilis Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Ini Pesaing Berat Veda Ega Pratama Jadi Rookie of the Year

Dengan peran barunya ini, Adami tidak lagi terlibat langsung dalam aktivitas di lintasan Formula 1.

Pada musim debut Lewis Hamilton bersama Ferrari, Adami sempat dipasangkan sebagai insinyur balap utama.

Namun, kemitraan tersebut kerap menjadi sorotan publik setelah beberapa momen komunikasi melalui radio tim terdengar kurang mulus dalam siaran global Formula 1.

Meski demikian, Hamilton dan Adami sempat mencatatkan kesuksesan awal dengan kemenangan pada Sprint Race GP Cina.

Namun, perjalanan musim juara dunia tujuh kali itu kemudian diwarnai hasil yang kurang konsisten, termasuk serangkaian kegagalan menembus Q2 akibat eliminasi di sesi kualifikasi Q1.

Ferrari engineer, Adami
Ferrari engineer, Riccardo Adami

Belakangan, muncul spekulasi bahwa hubungan kerja antara Hamilton dan Adami dinilai belum memiliki ikatan kuat akibat ketegangan yang sesekali terdengar lewat radio.

Isu tersebut telah dibantah baik oleh pihak pembalap maupun tim.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/