30 C
Makassar
18 January 2026, 14:09 PM WITA

BAI Kecam Pernyataan Viktor Axelsen Antonsen soal India Open 2026

Overview

  • Federasi Bulu Tangkis India (BAI) mengecam pernyataan Anders Antonsen terkait India Open 2026.
  • BAI menilai komentar tersebut tidak etis dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan, sekaligus menegaskan komitmen mereka menjaga standar penyelenggaraan turnamen.

SulawesiPos.com – Federasi Bulu Tangkis India (Badminton Association of India/BAI) melayangkan kecaman keras terhadap pernyataan pebulu tangkis Denmark, Anders Antonsen, terkait kondisi penyelenggaraan India Open 2026.

BAI menilai komentar sang atlet tidak etis dan disampaikan tanpa memahami situasi sebenarnya di lapangan.

Melalui pernyataan resminya, Sekretaris Jenderal BAI Sanjay Mishra menegaskan bahwa seorang atlet seharusnya tidak menilai sebuah negara atau turnamen hanya dari sudut pandang pribadi dan jarak jauh.

Ia menyebut komentar tersebut berpotensi mencederai semangat sportivitas dan kerja keras panitia penyelenggara.

“Sangat tidak etis jika seorang atlet menilai situasi sebuah negara hanya dari kejauhan tanpa merasakan langsung kondisi di lapangan,” ujar Sanjay Mishra seperti dikutip dari rilis resmi BAI.

BAI menegaskan bahwa India Open 2026 telah dipersiapkan sesuai standar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), baik dari sisi fasilitas, keamanan, hingga kenyamanan atlet.

Baca Juga: 
Duel GOAT Futsal Dunia: Ricardinho vs Falcao Siap Panaskan XSeries-2

Evaluasi teknis dan nonteknis disebut terus dilakukan demi memastikan turnamen berjalan profesional dan adil bagi seluruh peserta.

Pernyataan Antonsen sendiri menuai beragam reaksi di kalangan penggemar bulu tangkis dunia.

Sebagian menilai kritik atlet adalah hal wajar, namun tidak sedikit yang mendukung sikap BAI karena menilai komentar tersebut disampaikan secara terbuka tanpa komunikasi resmi terlebih dahulu.

BAI berharap ke depan para atlet dapat menyampaikan kritik melalui jalur yang lebih konstruktif dan profesional, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman publik serta menjaga citra bulu tangkis internasional.

Overview

  • Federasi Bulu Tangkis India (BAI) mengecam pernyataan Anders Antonsen terkait India Open 2026.
  • BAI menilai komentar tersebut tidak etis dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan, sekaligus menegaskan komitmen mereka menjaga standar penyelenggaraan turnamen.

SulawesiPos.com – Federasi Bulu Tangkis India (Badminton Association of India/BAI) melayangkan kecaman keras terhadap pernyataan pebulu tangkis Denmark, Anders Antonsen, terkait kondisi penyelenggaraan India Open 2026.

BAI menilai komentar sang atlet tidak etis dan disampaikan tanpa memahami situasi sebenarnya di lapangan.

Melalui pernyataan resminya, Sekretaris Jenderal BAI Sanjay Mishra menegaskan bahwa seorang atlet seharusnya tidak menilai sebuah negara atau turnamen hanya dari sudut pandang pribadi dan jarak jauh.

Ia menyebut komentar tersebut berpotensi mencederai semangat sportivitas dan kerja keras panitia penyelenggara.

“Sangat tidak etis jika seorang atlet menilai situasi sebuah negara hanya dari kejauhan tanpa merasakan langsung kondisi di lapangan,” ujar Sanjay Mishra seperti dikutip dari rilis resmi BAI.

BAI menegaskan bahwa India Open 2026 telah dipersiapkan sesuai standar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), baik dari sisi fasilitas, keamanan, hingga kenyamanan atlet.

Baca Juga: 
16 Besar Malaysia Open 2026: Jonatan Christie, Fajar/Fikri, dan Sabar/Reza Andalan Indonesia di Sektor Putra

Evaluasi teknis dan nonteknis disebut terus dilakukan demi memastikan turnamen berjalan profesional dan adil bagi seluruh peserta.

Pernyataan Antonsen sendiri menuai beragam reaksi di kalangan penggemar bulu tangkis dunia.

Sebagian menilai kritik atlet adalah hal wajar, namun tidak sedikit yang mendukung sikap BAI karena menilai komentar tersebut disampaikan secara terbuka tanpa komunikasi resmi terlebih dahulu.

BAI berharap ke depan para atlet dapat menyampaikan kritik melalui jalur yang lebih konstruktif dan profesional, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman publik serta menjaga citra bulu tangkis internasional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/