30 C
Makassar
18 January 2026, 15:57 PM WITA

Mengapa Mayoritas Pembalap F1 Berasal dari Keluarga Kaya? Ini Penjelasannya

Overview

  • Formula 1 dikenal sebagai olahraga mahal.
  • Fakta menunjukkan mayoritas pembalap F1 berasal dari keluarga kaya karena tingginya biaya karier balap sejak usia dini.
  • Lewis Hamilton contoh pembalap yang mampu menembus F1 meski tidak berasal dari keluarga superkaya

SulawesiPos.com – Formula 1 (F1) dikenal sebagai ajang balap paling prestisius sekaligus paling mahal di dunia.

Tingginya biaya yang harus dikeluarkan sejak jenjang awal membuat mayoritas pembalap F1 berasal dari keluarga kaya atau memiliki latar belakang finansial yang kuat.

Seorang pembalap yang ingin menembus F1 harus memulai karier dari gokart sejak usia dini, lalu melanjutkan ke Formula 4, Formula 3, Formula 2, hingga akhirnya ke F1.

Setiap level membutuhkan biaya sangat besar, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan dolar per musim. Kondisi ini membuat dunia balap jet darat sulit diakses oleh talenta dari keluarga sederhana.

Sejumlah pembalap F1 aktif saat ini diketahui berasal dari keluarga berada.

Lance Stroll, misalnya, merupakan putra miliarder Lawrence Stroll yang juga pemilik tim Aston Martin F1.

Baca Juga: 
Julian Johan Wakili Indonesia di Rally Dakar 2026, Tantang Reli Paling Ekstrem di Dunia

Carlos Sainz berasal dari keluarga atlet elite dengan ayahnya sebagai legenda reli dunia.

Max Verstappen pun tumbuh dalam keluarga balap profesional, dengan ayahnya Jos Verstappen yang merupakan mantan pembalap F1.

Overview

  • Formula 1 dikenal sebagai olahraga mahal.
  • Fakta menunjukkan mayoritas pembalap F1 berasal dari keluarga kaya karena tingginya biaya karier balap sejak usia dini.
  • Lewis Hamilton contoh pembalap yang mampu menembus F1 meski tidak berasal dari keluarga superkaya

SulawesiPos.com – Formula 1 (F1) dikenal sebagai ajang balap paling prestisius sekaligus paling mahal di dunia.

Tingginya biaya yang harus dikeluarkan sejak jenjang awal membuat mayoritas pembalap F1 berasal dari keluarga kaya atau memiliki latar belakang finansial yang kuat.

Seorang pembalap yang ingin menembus F1 harus memulai karier dari gokart sejak usia dini, lalu melanjutkan ke Formula 4, Formula 3, Formula 2, hingga akhirnya ke F1.

Setiap level membutuhkan biaya sangat besar, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan dolar per musim. Kondisi ini membuat dunia balap jet darat sulit diakses oleh talenta dari keluarga sederhana.

Sejumlah pembalap F1 aktif saat ini diketahui berasal dari keluarga berada.

Lance Stroll, misalnya, merupakan putra miliarder Lawrence Stroll yang juga pemilik tim Aston Martin F1.

Baca Juga: 
Julian Johan Wakili Indonesia di Rally Dakar 2026, Tantang Reli Paling Ekstrem di Dunia

Carlos Sainz berasal dari keluarga atlet elite dengan ayahnya sebagai legenda reli dunia.

Max Verstappen pun tumbuh dalam keluarga balap profesional, dengan ayahnya Jos Verstappen yang merupakan mantan pembalap F1.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/