SulawesiPos.com, Kuala Lumpur – Indonesia mengandalkan kekuatan sektor putra pada ajang Malaysia Open 2026, turnamen pembuka musim BWF World Tour Super 1000.
Tiga wakil Merah Putih yang lolos 16 besar jadi sorotan adalah Jonatan Christie di tunggal putra serta dua pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani.
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie tampil sebagai salah satu pemain kunci Indonesia.
Pengalaman panjang di level elite dunia membuat Jonatan diharapkan mampu bersaing ketat sejak babak awal.
Tunggal Putra Andalan Indonesia berhasil mengalahkan wakil Taiwan Lee Chia Hao dalam dua gim langsung dengan skor 21–18, 21–14 pada babak awal Malaysia Open 2026.
Selanjutnya akan bertanding melawan wakil tuan rumah Jun Hao Leong di 16 besar.
Konsistensi permainan, kekuatan fisik, serta mental bertanding menjadi modal utama Jonatan untuk menghadapi padatnya persaingan di Malaysia Open 2026.
Sementara itu, sektor ganda putra Indonesia menurunkan kombinasi pengalaman dan regenerasi.
Fajar Alfian/Shohibul Fikri menjadi salah satu tumpuan utama berkat kualitas permainan cepat dan solid di depan net.
Pasangan ini mencatatkan kemenangan kontra pasangan Taiwan Lee Fang Chih/Lee Fang Jen lewat pertarungan tiga gim sengit, sekaligus memastikan tiket ke babak berikutnya.
Di babak 16 besar nanti Fajar/Fikri akan melawan pasangan Taiwan, Zhi Ray Chen/Yu Chieh Lin.
Selain itu, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani juga membawa harapan tersendiri.
Duet muda ini akan melawan pasangan Korea Kang Min Hyuk/Ki Dong ju di babak 16 besar Malaysia Open 2026.
Pasangan ini diharapkan mampu memberikan kejutan dan menambah kedalaman kekuatan ganda putra Indonesia.
Persaingan di Malaysia Open 2026 dipastikan berlangsung ketat dengan kehadiran pemain-pemain unggulan dari China, Jepang, Korea Selatan, Denmark, serta tuan rumah Malaysia.
Turnamen ini menjadi tolok ukur awal performa atlet bulu tangkis Indonesia di tahun 2026, sekaligus momentum penting dalam perburuan poin peringkat dunia menuju agenda-agenda besar berikutnya.(eki)