SulawesiPos.com – Turnamen pembuka BWF Tour 2026, Malaysia Open kembali mempertemukan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dengan lawan terburuknya tahun lalu.
Tim Jafar/Felisha akan bertemu dengan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, tim campuran asal Malaysia yang selalu mengalahkan mereka sepanjang tahun 2025.
Pertandingan mereka pada awal tahun ini menjadi kesempatan ketujuh mereka dalam melawan rivalnya itu untuk melaju menaklukkan Chen/Toh yang juga bergelar juara dunis 2025.
Tercatat selama enam pertandingan sebelumnya, Jafar/Felisha tidak pernah satu kali pun menang dalam pertemuan melawan Chen/Toh.
Berikut pertandingan yang mereka lewati sepanjang tahun 2025:
Indonesia Masters 2025 Kedua (16 besar) 24-22, 21-14
Japan Open 2025 Kedua (16 besar) 17-21, 21-16, 21-12
BWF World Championship 2025 Kedua (16 besar) 14-21, 21-19, 21-17
China Masters 2025 Kedua (16 besar) 21-13, 13-21, 21-16
Australian Open 2025 Final 21-16, 21-11
BWF World Tour Finals 2025 Fase grup 17-21, 21-14, 21-15
Pertandingan ini akan berlangsung pada Malaysia Open dalam turnamen level super 1000 yang bergulir pada 6-11 Januari di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
”Kami punya kesempatan ketujuh dan kami akan menggunakannya semaksimal mungkin,” ujar Jafar.
Selain Jafar/Felisha, ganda campuran Indonesia di Malaysia Open 2026 juga diwakili oleh Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Felisha dan Jafar sama-sama sepakat bahwa keunggulan Chen/Toh terletak pada agresivitas dan usaha konsistennya menekan lawan.
”Kami punya kesempatan ketujuh dan kami akan menggunakannya semaksimal mungkin,” tegas Jafar.
Selain Jafar/Felisha, sektor ganda campuran Indonesia di Malaysia Open 2026 diwakili oleh Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Jafar dan Felisha merasa akan dituntut start lebih agresif di pertandingan nanti.
Hal ini merupakan refleksi mereka dari pertandingan sebelumnya yang dirasa keunggulan lawan mereka berada pada agresivitas dan konsistensi untuk menekan lawan.
”Saat itu (BWF World Tour Finals 2025), kami sudah berusaha (keluar dari tekanan). Tetapi, malah banyak mat sendiri, salah sendiri. Jadi, tidak bisa keluar dari tekanan,” ungkap Felisha. (amh)