Pertandingan ini akan berlangsung pada Malaysia Open dalam turnamen level super 1000 yang bergulir pada 6-11 Januari di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
”Kami punya kesempatan ketujuh dan kami akan menggunakannya semaksimal mungkin,” ujar Jafar.
Selain Jafar/Felisha, ganda campuran Indonesia di Malaysia Open 2026 juga diwakili oleh Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Felisha dan Jafar sama-sama sepakat bahwa keunggulan Chen/Toh terletak pada agresivitas dan usaha konsistennya menekan lawan.
”Kami punya kesempatan ketujuh dan kami akan menggunakannya semaksimal mungkin,” tegas Jafar.
Selain Jafar/Felisha, sektor ganda campuran Indonesia di Malaysia Open 2026 diwakili oleh Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Jafar dan Felisha merasa akan dituntut start lebih agresif di pertandingan nanti.
Hal ini merupakan refleksi mereka dari pertandingan sebelumnya yang dirasa keunggulan lawan mereka berada pada agresivitas dan konsistensi untuk menekan lawan.
”Saat itu (BWF World Tour Finals 2025), kami sudah berusaha (keluar dari tekanan). Tetapi, malah banyak mat sendiri, salah sendiri. Jadi, tidak bisa keluar dari tekanan,” ungkap Felisha. (amh)

