SulawesiPos.com – Timnas Indonesia berhak atas hadiah juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Namun, nominal hadiah yang akan dibayarkan belum diumumkan secara resmi FIFA.
Angka US$1 juta yang beredar berasal dari keterangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta laporan sebelum turnamen.
Erick menyebut hadiah tersebut merupakan dana dari FIFA untuk juara Division 1. Pernyataan itu disampaikannya saat Indonesia Sport Summit 2026 di Jakarta, 11 September 2026.
“Juara saja kalau engak salah untuk divisi satu 1 juta dollar (sekitar Rp 17,6 miliar). Kayaknya saya belum pernah dengar di Asia Tenggara atau Asia dapat hadiah 1 juta dollar. Itu uang FIFA,” ujar Erick, dikutip Kompas.com.
Dengan kurs yang digunakan dalam keterangan Erick, US$1 juta setara sekitar Rp17,6 miliar.
Nilai dalam rupiah tentu dapat berubah mengikuti kurs dolar AS terhadap rupiah.
Angka US$650 Ribu Masih Berupa Laporan
Laporan sport.detik.com pada 4 Oktober 2026 menyebut hadiah awal yang diberitakan The Straits Times mencapai US$1 juta atau sekitar Rp17,89 miliar.
Namun, menjelang final muncul laporan bahwa hadiah tersebut berpotensi dipangkas menjadi US$650 ribu atau sekitar Rp11,63 miliar.
Potensi pengurangan itu disebut berkaitan dengan persoalan hak siar FIFA ASEAN Cup 2026.
Meski demikian, nominal US$650 ribu juga belum dapat dianggap sebagai hadiah final karena FIFA belum mengumumkan jumlah resmi yang akan dibayarkan kepada juara.
Dengan demikian, terdapat dua angka yang beredar, yakni US$1 juta berdasarkan pernyataan Erick Thohir dan US$650 ribu berdasarkan laporan mengenai kemungkinan penyesuaian.
Keduanya perlu ditulis dengan atribusi karena hingga naskah ini disusun belum ada pengumuman resmi FIFA mengenai nominal pembayaran hadiah juara.
Prabowo Bicara Bonus Timnas
Selain hadiah resmi turnamen, keberhasilan Indonesia menjadi juara juga memunculkan pertanyaan mengenai bonus tambahan bagi pemain dan ofisial Timnas Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan mengenai bonus tersebut setelah menyaksikan langsung final Indonesia melawan Thailand di SUGBK.
Saat ditanya mengenai kemungkinan bonus bagi skuad Garuda, Prabowo menyebut pengaturannya berada di tangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
“Ya, itu diatur oleh Ketua Umum PSSI, ya,” kata Prabowo kepada wartawan seusai pertandingan.
Artinya, hingga Selasa (6/10/2026), belum ada nominal bonus tambahan dari Presiden Prabowo yang diumumkan secara resmi khusus untuk Timnas Indonesia atas keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Prabowo juga menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan skuad Garuda yang mampu melewati pertandingan dramatis melawan Thailand.
“Kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir,” ujar Prabowo.
Hadiah Turnamen Berbeda dengan Bonus
Hadiah juara dari FIFA perlu dibedakan dengan bonus tambahan yang dapat diberikan PSSI, pemerintah, sponsor, maupun pihak lainnya.
Dalam konteks ini, US$1 juta merupakan angka yang sebelumnya disebut Erick Thohir untuk juara Division 1.
Sementara itu, US$650 ribu merupakan angka yang muncul dalam laporan mengenai kemungkinan penyesuaian hadiah.
Adapun bonus dari Presiden Prabowo belum memiliki nominal yang diumumkan.
Prabowo justru menyatakan bahwa urusan bonus Timnas berada di tangan Erick Thohir.
Indonesia sendiri memastikan gelar perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 dengan Thailand hingga perpanjangan waktu.
Laga kemudian ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia menang 4-2 setelah Emil Audero menggagalkan salah satu eksekusi Thailand, sebelum Shayne Pattynama menjalankan tugas sebagai penendang penentu kemenangan Garuda.
Dengan demikian, nominal akhir hadiah FIFA dan bonus tambahan untuk skuad Indonesia masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.


