Hasil Valencia vs Barcelona: Menang 5-0, Peringatan Flick Terjawab di Mestalla

SulawesiPos.com – Valencia vs Barcelona berakhir telak 0-5 pada pekan keempat Liga Spanyol 2026/2027 di Stadion Mestalla, Minggu (6/9/2026).

Barcelona menjaga start sempurna lewat dua gol Lamine Yamal, serta gol Fermin Lopez, Raphinha, dan Pedri, sementara Valencia belum keluar dari tekanan awal musim.

Kemenangan ini membuat Barcelona mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan tetap memimpin klasemen Liga Spanyol.

Valencia justru makin terbenam di dasar klasemen dengan satu poin dari empat laga.

Sebelum pertandingan, Hansi Flick sudah mengingatkan bahwa Mestalla bukan tempat mudah untuk mencuri kemenangan.

Pelatih Barcelona itu juga menyoroti suhu panas ketika laga dimainkan pada sore hari waktu setempat.

“Cuacanya sangat panas, sulit bermain pukul empat sore dalam kondisi seperti ini. Mungkin ini bukan jadwal terbaik, tetapi keputusan sudah dibuat, dan kami harus menerimanya serta bermain,” kata Flick.

Flick juga menyebut Valencia tetap harus dihadapi dengan kewaspadaan meski tuan rumah sedang berada dalam tekanan.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, terutama dengan kondisi seperti ini dan kehadiran publik mereka. Tetapi kami ingin menunjukkan gaya bermain kami seperti biasa. Kami tahu kualitas tim kami, bagaimana kami ingin bermain, dan kami harus membuktikannya di lapangan,” ujar Flick.

BACA JUGA:  PSIM Bungkam 10 Pemain Malut United 2-0, Laskar Mataram Bangkit di Momen Krusial Super League

Yamal Buka Pesta Barcelona

Barcelona tidak membutuhkan waktu lama untuk menguasai pertandingan.

Lamine Yamal membuka skor pada menit keenam setelah menerima umpan Fermin Lopez di belakang pertahanan Valencia.

Pemain muda Barcelona itu mengangkat bola melewati kiper Stole Dimitrievski dari sudut sempit dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Valencia sempat mencoba merespons melalui Javi Guerra dan Arnaut Danjuma, tetapi Barcelona tetap lebih dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang.

Pada menit ke-22, Fermin Lopez menggandakan keunggulan Barcelona.

Ia menyelesaikan umpan Anthony Gordon dari tepi kotak penalti dengan tembakan ke sudut bawah gawang.

Fermin bahkan hampir mencetak gol kedua sebelum jeda, tetapi tembakannya masih bisa ditepis Dimitrievski ke tiang.

Di sisi lain, Barcelona sempat kehilangan Eric Garcia yang cedera dan harus digantikan Jules Kounde pada babak pertama.

Hingga turun minum, Barcelona memimpin 2-0.

Fermin Jadi Pengatur Serangan

Barcelona tetap menekan setelah jeda dan kembali menghukum pertahanan Valencia pada menit ke-50.

Kombinasi Yamal dan Fermin di sisi kanan membuat Raphinha mendapat ruang untuk menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

BACA JUGA:  Madrid Pesta Gol! Elche Dibantai 4-1

Gol itu memperlebar keunggulan Barcelona menjadi 3-0 dan membuat Valencia makin sulit mengejar.

Fermin menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam laga ini karena mencetak satu gol dan membuat dua assist.

Setelah Raphinha mencetak gol, Barcelona terus menciptakan peluang melalui Rodri, Gordon, Pedri, dan Yamal.

Rodri sempat membentur mistar lewat sundulan setelah menyambut sepak pojok.

Pedri kemudian mencetak gol keempat pada menit ke-79 melalui tembakan mendatar ke sudut bawah gawang.

Yamal menutup pesta Barcelona pada menit ke-84 setelah menerima umpan Dani Olmo, lolos dari jebakan offside, lalu menyelesaikan peluang menjadi gol kedua pribadinya.

Barcelona menutup laga dengan 25 percobaan, 10 di antaranya mengarah ke gawang.

Valencia hanya membuat tiga percobaan sepanjang pertandingan.

Corberan Sudah Akui Kekuatan Barcelona

Sebelum laga, pelatih Valencia Carlos Corberan sudah mengakui Barcelona datang dengan kualitas besar sebagai juara bertahan.

Ia juga menilai investasi besar Barcelona di bursa transfer membuat lawan mereka punya lebih banyak pilihan di lapangan.
“Ini adalah tim dengan banyak potensi. Meski mereka datang sebagai juara liga, mereka telah melakukan investasi besar, lebih dari 170 juta euro, lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya. Mereka punya kemungkinan besar, tetapi kami fokus pada Valencia,” kata Corberan.

BACA JUGA:  Carlos Espi Menangkan Debut Mourinho saat Real Madrid Tekuk Espanyol 2-1

Corberan menegaskan Valencia ingin menunjukkan respons setelah hasil buruk pada pekan sebelumnya.

“Staf ingin menuntut dan menunjukkan bahwa kami bisa melakukan hal-hal lebih baik daripada pekan lalu. Kami punya keinginan untuk membangun dan meningkatkan performa dari akhir pekan lalu,” ujarnya.

Namun, rencana Valencia tidak mampu menahan agresivitas Barcelona sejak menit awal.

Di tengah tekanan pendukung sendiri, Valencia gagal mencetak gol dan kembali menelan kekalahan besar.

Bagi Barcelona, kemenangan ini memperkuat posisi mereka sebagai tim paling produktif pada awal musim.

Skuad asuhan Flick sudah mencetak 17 gol dalam empat pertandingan Liga Spanyol.

Raphinha juga melanjutkan start tajamnya dengan enam gol di liga musim ini, sementara Yamal dan Fermin menjadi pembeda utama di Mestalla.

Flick sebelumnya menyebut Barcelona harus menunjukkan kualitasnya di lapangan.

Lima gol di Mestalla membuat peringatan itu terjawab dengan cara paling tegas.

SulawesiPos.com – Valencia vs Barcelona berakhir telak 0-5 pada pekan keempat Liga Spanyol 2026/2027 di Stadion Mestalla, Minggu (6/9/2026).

Barcelona menjaga start sempurna lewat dua gol Lamine Yamal, serta gol Fermin Lopez, Raphinha, dan Pedri, sementara Valencia belum keluar dari tekanan awal musim.

Kemenangan ini membuat Barcelona mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan tetap memimpin klasemen Liga Spanyol.

Valencia justru makin terbenam di dasar klasemen dengan satu poin dari empat laga.

Sebelum pertandingan, Hansi Flick sudah mengingatkan bahwa Mestalla bukan tempat mudah untuk mencuri kemenangan.

Pelatih Barcelona itu juga menyoroti suhu panas ketika laga dimainkan pada sore hari waktu setempat.

“Cuacanya sangat panas, sulit bermain pukul empat sore dalam kondisi seperti ini. Mungkin ini bukan jadwal terbaik, tetapi keputusan sudah dibuat, dan kami harus menerimanya serta bermain,” kata Flick.

Flick juga menyebut Valencia tetap harus dihadapi dengan kewaspadaan meski tuan rumah sedang berada dalam tekanan.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, terutama dengan kondisi seperti ini dan kehadiran publik mereka. Tetapi kami ingin menunjukkan gaya bermain kami seperti biasa. Kami tahu kualitas tim kami, bagaimana kami ingin bermain, dan kami harus membuktikannya di lapangan,” ujar Flick.

BACA JUGA:  Spanyol Ditahan Tanjung Verde 0-0, Debut Lamine Yamal Belum Mampu Pecah Kebuntuan

Yamal Buka Pesta Barcelona

Barcelona tidak membutuhkan waktu lama untuk menguasai pertandingan.

Lamine Yamal membuka skor pada menit keenam setelah menerima umpan Fermin Lopez di belakang pertahanan Valencia.

Pemain muda Barcelona itu mengangkat bola melewati kiper Stole Dimitrievski dari sudut sempit dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Valencia sempat mencoba merespons melalui Javi Guerra dan Arnaut Danjuma, tetapi Barcelona tetap lebih dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang.

Pada menit ke-22, Fermin Lopez menggandakan keunggulan Barcelona.

Ia menyelesaikan umpan Anthony Gordon dari tepi kotak penalti dengan tembakan ke sudut bawah gawang.

Fermin bahkan hampir mencetak gol kedua sebelum jeda, tetapi tembakannya masih bisa ditepis Dimitrievski ke tiang.

Di sisi lain, Barcelona sempat kehilangan Eric Garcia yang cedera dan harus digantikan Jules Kounde pada babak pertama.

Hingga turun minum, Barcelona memimpin 2-0.

Fermin Jadi Pengatur Serangan

Barcelona tetap menekan setelah jeda dan kembali menghukum pertahanan Valencia pada menit ke-50.

Kombinasi Yamal dan Fermin di sisi kanan membuat Raphinha mendapat ruang untuk menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

BACA JUGA:  Barcelona Bungkam Oviedo 3-0 di Kandang, Olmo, Raphinha, dan Lamine Yamal Bersinar  

Gol itu memperlebar keunggulan Barcelona menjadi 3-0 dan membuat Valencia makin sulit mengejar.

Fermin menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam laga ini karena mencetak satu gol dan membuat dua assist.

Setelah Raphinha mencetak gol, Barcelona terus menciptakan peluang melalui Rodri, Gordon, Pedri, dan Yamal.

Rodri sempat membentur mistar lewat sundulan setelah menyambut sepak pojok.

Pedri kemudian mencetak gol keempat pada menit ke-79 melalui tembakan mendatar ke sudut bawah gawang.

Yamal menutup pesta Barcelona pada menit ke-84 setelah menerima umpan Dani Olmo, lolos dari jebakan offside, lalu menyelesaikan peluang menjadi gol kedua pribadinya.

Barcelona menutup laga dengan 25 percobaan, 10 di antaranya mengarah ke gawang.

Valencia hanya membuat tiga percobaan sepanjang pertandingan.

Corberan Sudah Akui Kekuatan Barcelona

Sebelum laga, pelatih Valencia Carlos Corberan sudah mengakui Barcelona datang dengan kualitas besar sebagai juara bertahan.

Ia juga menilai investasi besar Barcelona di bursa transfer membuat lawan mereka punya lebih banyak pilihan di lapangan.
“Ini adalah tim dengan banyak potensi. Meski mereka datang sebagai juara liga, mereka telah melakukan investasi besar, lebih dari 170 juta euro, lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya. Mereka punya kemungkinan besar, tetapi kami fokus pada Valencia,” kata Corberan.

BACA JUGA:  Hujan Badai Terjang Camp Nou, Area Pers dan VIP Tergenang Saat Laga Barcelona

Corberan menegaskan Valencia ingin menunjukkan respons setelah hasil buruk pada pekan sebelumnya.

“Staf ingin menuntut dan menunjukkan bahwa kami bisa melakukan hal-hal lebih baik daripada pekan lalu. Kami punya keinginan untuk membangun dan meningkatkan performa dari akhir pekan lalu,” ujarnya.

Namun, rencana Valencia tidak mampu menahan agresivitas Barcelona sejak menit awal.

Di tengah tekanan pendukung sendiri, Valencia gagal mencetak gol dan kembali menelan kekalahan besar.

Bagi Barcelona, kemenangan ini memperkuat posisi mereka sebagai tim paling produktif pada awal musim.

Skuad asuhan Flick sudah mencetak 17 gol dalam empat pertandingan Liga Spanyol.

Raphinha juga melanjutkan start tajamnya dengan enam gol di liga musim ini, sementara Yamal dan Fermin menjadi pembeda utama di Mestalla.

Flick sebelumnya menyebut Barcelona harus menunjukkan kualitasnya di lapangan.

Lima gol di Mestalla membuat peringatan itu terjawab dengan cara paling tegas.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru