Categories: Sepakbola

Tifo Bentornato Amore Jadi Sorotan di GBK saat AC Milan Kalah 0-3 dari Chelsea

SulawesiPos.com – Tifo Bentornato Amore menjadi sorotan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, saat Milanisti Indonesia menyambut AC Milan dalam laga pramusim melawan Chelsea pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026.

Meski Rossoneri kalah 0-3, koreografi raksasa di tribun selatan justru menjadi salah satu cerita paling kuat dari malam yang menghadirkan atmosfer ala San Siro ke GBK.

Ribuan pendukung AC Milan memadati tribune dengan atribut merah-hitam, nyanyian dukungan, dentuman drum, kibaran bendera besar, hingga flare yang membuat suasana stadion berubah menjadi panggung emosional bagi basis penggemar Rossoneri di Indonesia.

Sorotan terbesar muncul ketika tribun selatan membentangkan tifo raksasa bergambar suporter bergaya ultras yang bersalaman erat dengan maskot AC Milan, Milanello.

Di atas koreografi itu terpasang tulisan “Bentornato Amore”, ungkapan bahasa Italia yang berarti “Selamat Datang Kembali, Cintaku”.

Kerinduan Puluhan Tahun Tumpah di Tribun Selatan

Bagi Milanisti Indonesia, pesan itu bukan sekadar dekorasi visual. Koreografi tersebut menjadi simbol kerinduan setelah penantian panjang untuk kembali menyaksikan AC Milan bermain langsung di Jakarta.

Presiden Milanisti Indonesia, Bara Adhyaksa, menyebut kedatangan AC Milan ke Jakarta sebagai momen yang ditunggu selama puluhan tahun oleh para pendukung Rossoneri di Tanah Air.

“Ini adalah momen yang kami tunggu selama puluhan tahun. Kedatangan AC Milan ke Jakarta adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh Milanisti di Tanah Air. Tifo ini adalah persembahan cinta dari kami untuk menyambut mereka kembali ke rumah kedua mereka.”

Konsep koreografi itu juga memuat permainan kata “Tanto Neto Amore” sebagai bagian dari pesan penyambutan kepada klub.

Bagi komunitas suporter, tifo tersebut dimaksudkan bukan sekadar memeriahkan laga, melainkan menegaskan besarnya ikatan emosional antara AC Milan dan pendukungnya di Indonesia.

Manajemen Milanisti Indonesia juga menilai momen ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa kultur suporter sepak bola Indonesia tidak hanya besar dari sisi jumlah, tetapi juga hidup, kreatif, dan militan saat membangun atmosfer pertandingan.

“Kami ingin menunjukkan kepada dunia, khususnya manajemen AC Milan, bahwa Indonesia memiliki basis pendukung yang tidak hanya besar secara kuantitas, tetapi juga memiliki kultur suporter yang hidup, kreatif, dan militan. Kami ingin membuat atmosfer GBK terasa seperti bermain di San Siro.”

Persiapan tifo tersebut melibatkan anggota Milanisti dari berbagai daerah yang bergotong royong menyiapkan koreografi dengan waktu, tenaga, dan biaya hingga ratusan juta rupiah.

“Teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia sangat antusias berkumpul dan gotong royong. Proses pembuatan tifo raksasa ini memakan waktu, tenaga, serta biaya yang tidak sedikit. Namun, semua pengorbanan itu terbayar lunas saat melihat bendera tersebut berhasil berkibar sempurna di tribun.”

Chelsea Menang, Dukungan Milanisti Tetap Jadi Cerita Besar

Di tengah kemeriahan tribun, AC Milan justru harus mengakhiri laga dengan hasil mengecewakan.

Chelsea menang 3-0 lewat gol Joao Pedro pada menit 45+2 dan 46, lalu Moises Caicedo menambah gol ketiga pada menit ke-50.

Hasil itu membuat AC Milan gagal memberi kemenangan kepada para pendukungnya di Jakarta.

Namun, dukungan Milanisti justru tetap menjadi salah satu cerita terbesar dari pertandingan tersebut karena atmosfer tribun bertahan sebagai pusat perhatian sepanjang laga.

Totalitas suporter di SUGBK juga mendapat apresiasi langsung dari AC Milan.

Melalui akun media sosial resminya, klub asal Italia itu menulis, “Milanisti Indonesia, kamu benar-benar luar biasa 😍.”

Pada akhirnya, Bentornato Amore menjadi lebih dari sekadar pertunjukan visual.

Tifo itu merangkum penantian panjang, gotong royong, kreativitas, dan kecintaan Milanisti Indonesia kepada AC Milan, bahkan ketika malam di GBK ditutup dengan kemenangan Chelsea.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: AC Milan AC Milan vs Chelsea Chelsea GBK jakarta Milanisti Indonesia pramusim sepak bola