SulawesiPos.com – Barcelona menghadapi malam yang sulit saat menjamu Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Spotify Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Harapan untuk meraih hasil positif di kandang sendiri justru berujung pada kekalahan 0-2 yang membuat langkah mereka ke semifinal kian berat.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling melancarkan tekanan.
Barcelona mencoba mengambil kendali permainan, namun Atletico Madrid tampil disiplin dan mampu meredam alur serangan tuan rumah.
Situasi mulai berubah ketika pertandingan memasuki penghujung babak pertama.
Pada menit ke-44, Barcelona harus kehilangan salah satu pemain kunci mereka, Pau Cubarsi, yang diganjar kartu merah langsung setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone.
Keputusan tersebut diperkuat setelah wasit meninjau insiden melalui VAR.
Kehilangan satu pemain membuat Barcelona goyah. Atletico Madrid langsung merespons dengan memanfaatkan situasi tersebut secara maksimal.
Hanya berselang satu menit setelah insiden kartu merah, Julian Alvarez berhasil mencetak gol pembuka melalui penyelesaian yang tenang.
Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba bangkit dengan berbagai perubahan strategi.
Meski bermain dengan 10 pemain, Hansi Flick tetap berupaya mendorong timnya untuk tampil lebih agresif.
Beberapa peluang tercipta melalui kerja sama Lamine Yamal dan Robert Lewandowski, namun ketangguhan lini pertahanan Atletico membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Barcelona justru kembali kebobolan.
Pada menit ke-70, Atletico Madrid melancarkan serangan balik cepat yang diakhiri dengan umpan matang Matteo Ruggeri dari sisi sayap.
Bola tersebut sukses dikonversi menjadi gol oleh Alexander Sorloth, sekaligus menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0.
Hingga pertandingan berakhir, Barcelona tidak mampu membalas. Hasil ini menjadi kerugian besar bagi Blaugrana, yang kini harus bekerja ekstra keras di leg kedua.
Mereka dituntut meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol saat bertandang ke Stadion Metropolitano pekan depan agar peluang melaju ke semifinal tetap ada.

