Waspada Zona Merah! PSM Makassar Masih Tertahan di Peringkat ke-13 Hingga Pekan ke-26

SulawesiPos.com – PSM Makassar belum mampu keluar dari tekanan di papan bawah klasemen BRI Super League musim 2025/2026.

Hingga selesainya pekan ke-26, tim berjuluk Juku Eja ini masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 25 poin dari 26 pertandingan.

Hasil imbang 1-1 saat menjamu Persis Solo di laga terakhir pun membuat posisi mereka belum aman dari kejaran tim-tim di zona degradasi.

Rapor Merah Lini Belakang

Salah satu sorotan utama dalam performa PSM musim ini adalah keroposnya lini pertahanan.

Juku Eja tercatat baru mengemas 5 kemenangan, 10 hasil seri, dan telah menelan 11 kekalahan.

Dengan produktivitas 30 gol berbanding 35 kali kebobolan, selisih gol PSM kini berada di angka minus lima (-5).

Catatan kebobolan tersebut cukup mengkhawatirkan karena telah melampaui total kebobolan mereka sepanjang musim lalu yang hanya menyentuh 34 gol.

Perubahan gaya main di bawah nakhoda baru, Tomas Trucha, ditengarai menjadi faktor adaptasi yang belum sempurna.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Meet and Greet di Unhas, Bahas Sepakbola dan Filosofi Siri' na Pacce'

Berbeda dengan gaya compact defence yang menjadi ciri khas era Bernardo Tavares, Trucha mencoba menerapkan garis pertahanan tinggi yang lebih agresif.

Namun, strategi ini tampak menjadi pedang bermata dua bagi pertahanan mereka.

Krisis Kemenangan di Kandang

Stadion Gelora B.J. Habibie yang biasanya angker bagi tim tamu, kini tampak kehilangan tuahnya.

PSM tercatat belum pernah lagi mencicipi kemenangan di depan pendukung sendiri sejak November 2025.

Tren negatif di laga kandang ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi staf kepelatihan untuk segera diputus.

Selain masalah taktis, kendala personil juga sempat membayangi stabilitas tim. Bek asing andalan, Victor Luiz, sempat harus menepi akibat sanksi

dari Komdis PSSI pada Februari lalu, yang sedikit banyak mengganggu koordinasi di area penalti.

Sisa 8 Laga Penentuan

Dengan hanya delapan pertandingan tersisa di musim reguler, margin poin PSM dengan zona merah sangatlah tipis.

Saat ini, mereka hanya terpaut 4 angka dari Persis Solo di posisi ke-15 dan hanya unggul 5 poin dari Madura United yang menghuni zona degradasi (posisi 16).

BACA JUGA: 
Gol Pemain PSM Makassar Gagalkan Filipina Lolos Piala Asia 2027

Jika tidak segera berbenah dan mengakhiri tren tanpa kemenangan di kandang, bukan tidak mungkin juara Liga 1 2022/2023 ini akan terus terseret ke pusaran persaingan papan bawah hingga akhir musim.

SulawesiPos.com – PSM Makassar belum mampu keluar dari tekanan di papan bawah klasemen BRI Super League musim 2025/2026.

Hingga selesainya pekan ke-26, tim berjuluk Juku Eja ini masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 25 poin dari 26 pertandingan.

Hasil imbang 1-1 saat menjamu Persis Solo di laga terakhir pun membuat posisi mereka belum aman dari kejaran tim-tim di zona degradasi.

Rapor Merah Lini Belakang

Salah satu sorotan utama dalam performa PSM musim ini adalah keroposnya lini pertahanan.

Juku Eja tercatat baru mengemas 5 kemenangan, 10 hasil seri, dan telah menelan 11 kekalahan.

Dengan produktivitas 30 gol berbanding 35 kali kebobolan, selisih gol PSM kini berada di angka minus lima (-5).

Catatan kebobolan tersebut cukup mengkhawatirkan karena telah melampaui total kebobolan mereka sepanjang musim lalu yang hanya menyentuh 34 gol.

Perubahan gaya main di bawah nakhoda baru, Tomas Trucha, ditengarai menjadi faktor adaptasi yang belum sempurna.

BACA JUGA: 
Laga Penghakiman Thomas Trucha: PSM Makassar Jamu Semen Padang Malam Ini

Berbeda dengan gaya compact defence yang menjadi ciri khas era Bernardo Tavares, Trucha mencoba menerapkan garis pertahanan tinggi yang lebih agresif.

Namun, strategi ini tampak menjadi pedang bermata dua bagi pertahanan mereka.

Krisis Kemenangan di Kandang

Stadion Gelora B.J. Habibie yang biasanya angker bagi tim tamu, kini tampak kehilangan tuahnya.

PSM tercatat belum pernah lagi mencicipi kemenangan di depan pendukung sendiri sejak November 2025.

Tren negatif di laga kandang ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi staf kepelatihan untuk segera diputus.

Selain masalah taktis, kendala personil juga sempat membayangi stabilitas tim. Bek asing andalan, Victor Luiz, sempat harus menepi akibat sanksi

dari Komdis PSSI pada Februari lalu, yang sedikit banyak mengganggu koordinasi di area penalti.

Sisa 8 Laga Penentuan

Dengan hanya delapan pertandingan tersisa di musim reguler, margin poin PSM dengan zona merah sangatlah tipis.

Saat ini, mereka hanya terpaut 4 angka dari Persis Solo di posisi ke-15 dan hanya unggul 5 poin dari Madura United yang menghuni zona degradasi (posisi 16).

BACA JUGA: 
Terkuak Kronologi Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menyeret Pemain PSM Makassar

Jika tidak segera berbenah dan mengakhiri tren tanpa kemenangan di kandang, bukan tidak mungkin juara Liga 1 2022/2023 ini akan terus terseret ke pusaran persaingan papan bawah hingga akhir musim.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru