John Herdman Puji Adaptasi Taktis Timnas Indonesia, Targetkan Jadi Tim Paling Fleksibel di Asia

SulawesiPos.com – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan anak asuhnya usai melakoni rangkaian pertandingan di ajang FIFA Series.

Pelatih asal Inggris tersebut meyakini bahwa kemampuan para pemain dalam menyerap taktik secara cepat akan menjadi modal krusial bagi masa depan Skuad Garuda.

Dalam pernyataannya, Herdman menyoroti transisi taktis yang mampu dilakukan timnya dalam waktu singkat.

Menurutnya, kemampuan untuk beralih di antara sistem pertahanan yang berbeda hanya dalam hitungan hari menunjukkan tingkat kecerdasan dan fleksibilitas pemain yang luar biasa.

“Ketika Anda bisa berganti dari dua sistem defensif dalam dua hari, saya pikir kami bisa membangun dari sini. Saya pikir kami bisa menjadi salah satu tim yang paling adaptif di AFC (Asia),” ujar mantan pelatih Newcastle tersebut.

Fokus pada Evaluasi Jangka Panjang

Meski merasa puas dengan kemampuan adaptasi tim, Herdman memilih untuk tidak terburu-buru memberikan evaluasi mendalam secara publik.

BACA JUGA: 
PSM Makassar Kena Lagi Sanksi FIFA! Juku Eja Dilarang Daftarkan Pemain Baru Selama 3 Periode Transfer

Ia mengaku masih dalam suasana emosional setelah pertandingan dan ingin menjaga objektivitasnya dengan melakukan peninjauan ulang yang lebih tenang.

“Saya akan meninjau pertandingan ini selama dua pekan ke depan. Pada saat ini saya emosional, saya sangat ingin memenangkan pertandingan. Kami ingin membuat sejarah,” tambahnya.

Herdman menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mencari aspek-aspek yang bisa dibanggakan sekaligus area yang masih perlu dikembangkan.

Targetnya jelas: menjadikan fleksibilitas taktis sebagai kekuatan utama Indonesia saat berhadapan dengan tim-tim raksasa di level Asia.

SulawesiPos.com – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan anak asuhnya usai melakoni rangkaian pertandingan di ajang FIFA Series.

Pelatih asal Inggris tersebut meyakini bahwa kemampuan para pemain dalam menyerap taktik secara cepat akan menjadi modal krusial bagi masa depan Skuad Garuda.

Dalam pernyataannya, Herdman menyoroti transisi taktis yang mampu dilakukan timnya dalam waktu singkat.

Menurutnya, kemampuan untuk beralih di antara sistem pertahanan yang berbeda hanya dalam hitungan hari menunjukkan tingkat kecerdasan dan fleksibilitas pemain yang luar biasa.

“Ketika Anda bisa berganti dari dua sistem defensif dalam dua hari, saya pikir kami bisa membangun dari sini. Saya pikir kami bisa menjadi salah satu tim yang paling adaptif di AFC (Asia),” ujar mantan pelatih Newcastle tersebut.

Fokus pada Evaluasi Jangka Panjang

Meski merasa puas dengan kemampuan adaptasi tim, Herdman memilih untuk tidak terburu-buru memberikan evaluasi mendalam secara publik.

BACA JUGA: 
Persija Jakarta Pastikan Ivar Jenner Belum Gabung, Hanya Fajar Fathurrahman dan Alaaeddine Ajaraie Resmi

Ia mengaku masih dalam suasana emosional setelah pertandingan dan ingin menjaga objektivitasnya dengan melakukan peninjauan ulang yang lebih tenang.

“Saya akan meninjau pertandingan ini selama dua pekan ke depan. Pada saat ini saya emosional, saya sangat ingin memenangkan pertandingan. Kami ingin membuat sejarah,” tambahnya.

Herdman menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mencari aspek-aspek yang bisa dibanggakan sekaligus area yang masih perlu dikembangkan.

Targetnya jelas: menjadikan fleksibilitas taktis sebagai kekuatan utama Indonesia saat berhadapan dengan tim-tim raksasa di level Asia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru