SulawesiPos.com – Kompetisi tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, akhirnya angkat bicara terkait polemik paspor yang melibatkan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.
Isu ini sempat menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi keabsahan pertandingan yang telah berlangsung.
Operator liga menegaskan bahwa situasi tersebut cukup kompleks dan membutuhkan proses investigasi mendalam sebelum keputusan final diambil.
Tidak Ada Rencana Laga Ulang
Perwakilan Eredivisie, de Jong, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk menggelar pertandingan ulang, meskipun polemik masih berlangsung.
Ia menekankan bahwa seluruh pertandingan yang sudah dimainkan akan tetap dianggap sah.
Hal ini menjadi sikap awal yang dipegang oleh otoritas kompetisi.
“Kami bermaksud menganggap semua pertandingan yang telah dimainkan sebagai sah. Tidak ada niat untuk menyatakan pertandingan tidak sah atau mengulanginya,” ujarnya.
Kasus Masih Menunggu Keputusan Jaksa
Meski demikian, keputusan tersebut belum sepenuhnya final. Eredivisie masih menunggu hasil penyelidikan dari jaksa yang menangani kasus ini.
Proses ini diperkirakan akan memakan waktu karena menyangkut aspek administratif kewarganegaraan pemain dalam sepak bola profesional.
“Ini masalah yang sangat rumit. Jaksa akan menyelidikinya dan itu bisa memakan waktu,” tambah de Jong.
Dampak bagi Kompetisi dan Klub
Polemik ini tentu menimbulkan ketidakpastian bagi klub dan pemain yang terlibat.
Namun, dengan sikap tegas Eredivisie yang tidak ingin mengulang pertandingan, kompetisi tetap berjalan tanpa gangguan besar.
Keputusan akhir nantinya akan sangat bergantung pada hasil investigasi hukum.
Jika jaksa memberikan persetujuan, maka keputusan Eredivisie akan bersifat final.
Kesimpulan
Untuk saat ini, Eredivisie memastikan tidak ada pertandingan ulang terkait kasus paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.
Namun, publik masih harus menunggu keputusan resmi dari jaksa sebelum polemik ini benar-benar berakhir.

