SulawesiPos.com – Raksasa Jerman Bayern Munich menghadapi situasi tidak biasa menjelang pertandingan penting melawan Atalanta BC di ajang UEFA Champions League.
Tim asal Bavaria tersebut dikabarkan mengalami krisis penjaga gawang setelah seluruh kiper utama mereka mengalami cedera.
Situasi ini membuka peluang bagi kiper muda berusia 16 tahun, Leonard Prescott, untuk mencatatkan debut profesionalnya bersama tim utama Bayern Munich di kompetisi elite Eropa.
Cedera Beruntun Hantam Lini Kiper Bayern
Masalah bermula ketika kiper utama sekaligus legenda klub, Manuel Neuer, mengalami cedera pada otot betis. Kondisi tersebut membuatnya diragukan tampil dalam laga penting tersebut.
Tidak hanya Neuer, dua penjaga gawang lainnya juga mengalami masalah fisik.
Kiper kedua, Jonas Urbig dilaporkan mengalami gegar otak, sementara kiper ketiga Sven Ulreich harus menepi akibat cedera robekan otot adductor.
Absennya tiga kiper tersebut membuat pelatih Bayern, Vincent Kompany harus mencari solusi darurat untuk menjaga gawang mereka.
Leonard Prescott Berpeluang Debut Sensasional
Nama yang kini mencuat adalah Leonard Prescott, kiper muda berusia 16 tahun yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari skuad akademi.
Prescott lahir di New York, Amerika Serikat, namun besar dan berkembang di Jerman.
Ia juga sudah mencatatkan beberapa penampilan bersama tim nasional Jerman U-17.
Sebelum bergabung dengan Bayern pada tahun 2023, Prescott merupakan pemain akademi dari 1. FC Union Berlin.
Dengan tinggi badan sekitar 196 cm, ia dinilai memiliki potensi besar sebagai penjaga gawang masa depan.
Musim ini, Prescott tampil cukup menjanjikan bersama tim U-19 Bayern Munich dan mulai menarik perhatian staf pelatih.
Bayern Sudah Unggul Agregat
Meski menghadapi krisis pemain di posisi kiper, Bayern Munich sebenarnya berada dalam posisi yang cukup nyaman.
Mereka sudah unggul agregat 6-1 atas Atalanta dari leg pertama.
Namun demikian, pertandingan leg kedua tetap menjadi momen penting, terutama jika Prescott benar-benar diturunkan sebagai starter.
Jika hal itu terjadi, ia berpotensi mencatatkan salah satu debut termuda dalam sejarah klub di Liga Champions.

