SulawesiPos.com — Laga leg pertama babak playoff UEFA Europa Conference League antara Crystal Palace FC dan AEK Larnaca FC berakhir tanpa gol.
Pertandingan yang digelar pada Kamis malam waktu Eropa itu ditutup dengan skor 0-0, membuat peluang kedua tim masih terbuka menuju leg kedua.
Sejak awal pertandingan, Crystal Palace tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, rapatnya lini pertahanan AEK Larnaca membuat upaya The Eagles gagal berbuah gol.
Palace Dominan, Tapi Mandul
Berdasarkan statistik pertandingan, Crystal Palace mencatatkan peluang goals sebesar 1.72, jauh di atas AEK Larnaca yang hanya 0.23.
Angka tersebut menunjukkan dominasi tuan rumah dalam menciptakan peluang sepanjang pertandingan.
Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah utama bagi Palace.
Beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan dengan baik oleh lini serang mereka.
Pertandingan Ketat dan Minim Peluang
Di babak pertama, pertandingan berjalan cukup keras.
Gelandang Palace A. Wharton menerima kartu kuning pada menit ke-40 setelah melakukan pelanggaran.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah energi di lapangan.
Palace sempat memasukkan Jean-Philippe Mateta pada menit ke-77 untuk menambah daya gedor di lini depan.
Sementara itu, AEK Larnaca juga melakukan beberapa rotasi pemain pada menit ke-68 dan menjelang akhir laga untuk mempertahankan keseimbangan tim.
Penentuan di Leg Kedua
Hasil imbang tanpa gol ini membuat duel masih sepenuhnya terbuka.
Leg kedua dipastikan akan menjadi penentu siapa yang berhak melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa tersebut.
Crystal Palace tentu berharap bisa tampil lebih tajam di pertandingan berikutnya, sementara AEK Larnaca cukup percaya diri setelah mampu menahan tim Premier League tersebut.
Leg kedua diprediksi akan berlangsung lebih panas mengingat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak berikutnya.

