SulawesiPos.com — Semen Padang FC sukses membawa pulang tiga poin penting setelah menaklukkan PSBS Biak dengan skor 2-0 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia.
Laga yang berlangsung ketat ini memperlihatkan dominasi penguasaan bola dari PSBS Biak.
Namun, efektivitas serangan Semen Padang menjadi pembeda utama hingga akhirnya tim tamu mampu memastikan kemenangan.
Babak Pertama: PSBS Dominan, Semen Padang Bertahan Rapi
Sejak peluit awal dibunyikan, PSBS Biak tampil lebih agresif.
Mereka mengontrol permainan dengan penguasaan bola mencapai sekitar 60 persen.
Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi lini pertahanan Semen Padang tampil disiplin.
Pertandingan babak pertama juga diwarnai beberapa pelanggaran keras yang membuat wasit harus mengeluarkan kartu kuning, termasuk kepada Hwang Myung-Hyun pada menit ke-20 dan Putra Yanuar pada menit ke-45.
Meski kedua tim saling menekan, hingga turun minum skor tetap bertahan 0-0.
Babak Kedua: Guillermo Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat.
Pergantian pemain yang dilakukan kedua tim membuat pertandingan lebih terbuka.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-70.
Penyerang Semen Padang, Guillermo, berhasil memanfaatkan umpan matang dari Irkham Maulana dan membawa timnya unggul 1-0.
PSBS Biak mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.
Namun justru Semen Padang kembali mencetak gol di masa injury time.
Guillermo sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+5 setelah memanfaatkan serangan balik cepat.
Gol tersebut memastikan kemenangan Semen Padang dengan skor 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Singkat Pertandingan
- Penguasaan bola: PSBS Biak 60% – 40% Semen Padang
- Gol: Guillermo (70’, 90+5’)
- Kartu kuning: beberapa pemain dari kedua tim
Kemenangan Penting
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Semen Padang untuk memperbaiki posisi di klasemen Liga 1.
Sementara itu, PSBS Biak harus segera melakukan evaluasi setelah gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola.
Dengan performa gemilang Guillermo yang mencetak dua gol, Semen Padang menunjukkan efektivitas serangan yang mampu mengalahkan dominasi permainan lawan.

