SulawesiPos.com — Laga panas derby Milan antara AC Milan melawan Inter Milan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Rossoneri.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini ditentukan oleh satu gol dari bek kiri Pervis Estupiñán pada menit ke-35.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan meski Inter tampil dominan dalam penguasaan bola sepanjang laga.
Gol Estupinan Jadi Penentu Derby Milan
AC Milan membuka keunggulan pada menit ke-35 melalui Estupinan.
Pemain asal Ekuador tersebut memanfaatkan umpan matang dari Youssouf Fofana dan melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Inter.
Gol itu membuat Milan unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Inter mencoba meningkatkan intensitas serangan, namun lini pertahanan Milan tampil solid menjaga keunggulan.
Inter Dominan Penguasaan Bola, Tapi Tumpul
Secara statistik, Inter sebenarnya tampil lebih dominan.
Tim asuhan pelatih mereka menguasai bola hingga 63 persen, sementara Milan hanya 37 persen.
Bahkan nilai peluang goal (xG) Inter mencapai 1,23, lebih tinggi dibanding Milan yang hanya 0,77.
Namun dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol hingga peluit panjang berbunyi.
Banyak Pergantian Pemain di Babak Kedua
Babak kedua diwarnai sejumlah pergantian pemain dari kedua tim.
Milan memasukkan Niclas Füllkrug dan Samuele Ricci untuk menambah energi di lini depan.
Sementara Inter juga melakukan rotasi dengan memasukkan Carlos Augusto serta Davide Frattesi.
Pertandingan juga diwarnai beberapa kartu kuning, termasuk untuk Adrien Rabiot dan Luka Modrić di penghujung laga.
Kemenangan Penting Bagi AC Milan
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi AC Milan dalam persaingan papan atas Serie A.
Selain menambah tiga poin, kemenangan di Derby Milan juga meningkatkan moral tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Sementara bagi Inter, kekalahan ini menjadi evaluasi besar meski mereka tampil dominan secara statistik.

