SulawesiPos.com — Pertandingan panas Old Firm antara Rangers FC dan Celtic FC berakhir dramatis dalam babak perempat final Scottish Cup, Minggu (8/3/2026).
Celtic memastikan kemenangan setelah menang 4-2 dalam adu penalti usai pertandingan berakhir 0-0 hingga perpanjangan waktu.
Laga yang digelar dengan tensi tinggi itu dipenuhi momen kontroversial, termasuk dua gol yang dianulir oleh VAR.
Duel Ketat Tanpa Gol Hingga Extra Time
Sejak awal pertandingan, Rangers tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Statistik menunjukkan Rangers menguasai bola hingga 56 persen, sementara Celtic sekitar 44 persen.
Namun dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Rangers mencatat 5 tembakan, tetapi hanya 1 yang mengarah ke gawang.
Pada menit ke-35, Celtic sempat mencetak gol melalui skema serangan cepat, namun gol tersebut dianulir setelah VAR menyatakan posisi pemain dalam keadaan offside.
Pertandingan tetap berlangsung sengit hingga babak kedua dan berlanjut ke perpanjangan waktu.
VAR Kembali Batalkan Gol Rangers
Drama kembali terjadi pada menit ke-100.
Rangers sempat mencetak gol lewat skema kemelut di depan gawang.
Namun setelah pemeriksaan VAR, wasit memutuskan gol tidak sah karena handball, membuat skor tetap 0-0 hingga akhir extra time.
Keputusan tersebut memicu ketegangan tinggi di antara kedua tim dalam derby paling panas di Skotlandia.
Adu Penalti: Celtic Lebih Tenang
Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Celtic tampil lebih tenang dengan mencetak empat gol melalui para penendangnya, sementara Rangers gagal memaksimalkan peluang.
Hasil adu penalti:
- Rangers: Tavernier (gagal), Bajrami (gol), Naderi (gol), Gassama (gagal)
- Celtic: Oxlade-Chamberlain (gol), Trusty (gol), Hatate (gol), Cvancara (gol)
Dengan hasil tersebut, Celtic menang 4-2 dalam adu penalti dan melangkah ke semifinal Piala Skotlandia.
Old Firm Kembali Hadirkan Drama
Pertemuan antara Rangers dan Celtic memang selalu menghadirkan drama besar.
Rivalitas yang dikenal sebagai Old Firm Derby itu kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu duel paling panas dalam sepak bola Eropa.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Celtic untuk terus melaju dalam perburuan gelar Scottish Cup musim 2025/2026.

