SulawesiPos.com — Pertandingan sengit terjadi dalam lanjutan kompetisi Eredivisie saat Go Ahead Eagles menjamu FC Twente.
Alih-alih menjadi tuan rumah yang dominan, Go Ahead Eagles justru harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4 setelah Twente tampil sangat efektif sepanjang laga.
Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-19 melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh pemain bertahan Eagles, Joris De Busser.
Situasi itu membuat Twente semakin percaya diri mengendalikan permainan sejak awal.
Hanya berselang tujuh menit, penyerang tajam Sam Lammers menggandakan keunggulan bagi FC Twente pada menit ke-26 setelah memanfaatkan peluang dengan penyelesaian klinis.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Semakin Berat bagi Eagles
Memasuki babak kedua, FC Twente tidak mengendurkan tekanan.
Pada menit ke-50, gelandang serang Kristian Hlynsson berhasil menambah gol ketiga bagi tim tamu.
Gol tersebut membuat Go Ahead Eagles semakin tertekan.
Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56 melalui gol dari Jakob Breum yang memanfaatkan umpan dari rekan setimnya.
Gol itu sempat memberi harapan bagi Eagles untuk bangkit.
Namun harapan tersebut pupus setelah FC Twente mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-74.
Sam Lammers kembali menjadi algojo dan sukses mengeksekusi tendangan tersebut dengan sempurna untuk mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan 4-1 bagi tim tamu.
Statistik Pertandingan
Berdasarkan data peluang gol (Peluang Goals/xG), laga berlangsung cukup seimbang.
Go Ahead Eagles mencatat xG sebesar 1,76, sementara FC Twente sedikit lebih unggul dengan 2,46.
Meski begitu, efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama kemenangan Twente.
Twente Pertegas Ambisi di Papan Atas
Kemenangan ini semakin mempertegas posisi FC Twente sebagai salah satu tim yang konsisten di kompetisi Eredivisie musim ini.
Sementara itu, Go Ahead Eagles harus segera bangkit agar tidak terus kehilangan poin penting di kandang sendiri.
Dengan performa impresif Sam Lammers yang mencetak dua gol, Twente menunjukkan bahwa mereka masih menjadi ancaman serius bagi para pesaing di liga.

