24 C
Makassar
25 February 2026, 6:17 AM WITA

Persebaya vs PSM Makassar: Rekor H2H Ketat, Bajul Ijo Lebih Stabil di Klasemen

SulawesiPos.com, Surabaya – Laga panas akan tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar pada 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.

Duel klasik dua tim besar disiarkan langsung Indosiar dan live streaming Vidio ini dipastikan berlangsung sengit melihat rekor pertemuan dan posisi klasemen sementara Liga 1 2026.

Berdasarkan catatan head to head (H2H) dalam tiga musim terakhir, pertandingan Persebaya dan PSM selalu berjalan ketat.

Dari lima pertemuan terakhir sejak 2023, kedua tim saling mengalahkan dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Pada musim 2025, Persebaya sukses mencuri kemenangan 1-0 atas PSM di Gelora BJ Habibie, sementara satu laga lainnya berakhir 1-1.

Di musim 2024, kedua tim bermain imbang 1-1 dan 0-0.

Sedangkan pada 2023, Persebaya menang tipis 1-0.

Statistik ini menunjukkan tak ada dominasi mutlak di antara keduanya.

Persebaya Lebih Stabil di Papan Tengah

Dari sisi klasemen sementara, Persebaya berada di posisi kelima dengan 35 poin dari 22 pertandingan.

Bajul Ijo mencatatkan 33 gol dan kebobolan 23 kali, memperlihatkan keseimbangan lini serang dan pertahanan.

Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di peringkat ke-13 dengan 23 poin dari jumlah laga yang sama.

Tim Juku Eja mencetak 24 gol dan kebobolan 26 kali.

Produktivitas yang belum maksimal menjadi pekerjaan rumah bagi skuad asal Makassar tersebut.

Perbedaan 12 poin di klasemen membuat Persebaya sedikit lebih diunggulkan.

Namun melihat rekor pertemuan yang selalu tipis, laga ini diprediksi berlangsung alot hingga menit akhir.

Laga Sarat Gengsi

Persebaya dan PSM dikenal sebagai dua tim dengan basis suporter besar di Indonesia.

Atmosfer pertandingan dipastikan panas, apalagi kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga target masing-masing musim ini.

Jika mampu meraih kemenangan, Persebaya berpeluang mengamankan posisi di papan atas.

Sementara bagi PSM, tambahan tiga poin bisa menjadi momentum untuk menjauh dari papan bawah dan memperbaiki posisi klasemen.

Pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri dua klub besar Tanah Air.

SulawesiPos.com, Surabaya – Laga panas akan tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar pada 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.

Duel klasik dua tim besar disiarkan langsung Indosiar dan live streaming Vidio ini dipastikan berlangsung sengit melihat rekor pertemuan dan posisi klasemen sementara Liga 1 2026.

Berdasarkan catatan head to head (H2H) dalam tiga musim terakhir, pertandingan Persebaya dan PSM selalu berjalan ketat.

Dari lima pertemuan terakhir sejak 2023, kedua tim saling mengalahkan dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Pada musim 2025, Persebaya sukses mencuri kemenangan 1-0 atas PSM di Gelora BJ Habibie, sementara satu laga lainnya berakhir 1-1.

Di musim 2024, kedua tim bermain imbang 1-1 dan 0-0.

Sedangkan pada 2023, Persebaya menang tipis 1-0.

Statistik ini menunjukkan tak ada dominasi mutlak di antara keduanya.

Persebaya Lebih Stabil di Papan Tengah

Dari sisi klasemen sementara, Persebaya berada di posisi kelima dengan 35 poin dari 22 pertandingan.

Bajul Ijo mencatatkan 33 gol dan kebobolan 23 kali, memperlihatkan keseimbangan lini serang dan pertahanan.

Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di peringkat ke-13 dengan 23 poin dari jumlah laga yang sama.

Tim Juku Eja mencetak 24 gol dan kebobolan 26 kali.

Produktivitas yang belum maksimal menjadi pekerjaan rumah bagi skuad asal Makassar tersebut.

Perbedaan 12 poin di klasemen membuat Persebaya sedikit lebih diunggulkan.

Namun melihat rekor pertemuan yang selalu tipis, laga ini diprediksi berlangsung alot hingga menit akhir.

Laga Sarat Gengsi

Persebaya dan PSM dikenal sebagai dua tim dengan basis suporter besar di Indonesia.

Atmosfer pertandingan dipastikan panas, apalagi kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga target masing-masing musim ini.

Jika mampu meraih kemenangan, Persebaya berpeluang mengamankan posisi di papan atas.

Sementara bagi PSM, tambahan tiga poin bisa menjadi momentum untuk menjauh dari papan bawah dan memperbaiki posisi klasemen.

Pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri dua klub besar Tanah Air.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/