Rossoneri Terpeleset, Parma Tersenyum Lebar di Serie A

SulawesiPos.com, Milan – Kejutan terjadi di San Siro. AC Milan harus mengakui keunggulan tamunya, Parma Calcio 1913, dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Serie A.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal.

Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan, namun lini belakang Parma tampil disiplin dan sulit ditembus.

Babak pertama berakhir tanpa gol.

Milan sebenarnya memiliki sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, laga semakin keras.

Beberapa kartu kuning dikeluarkan wasit, termasuk untuk pemain kedua tim yang terlibat duel intens di lini tengah.

Momentum akhirnya berpihak pada tim tamu.

Gol yang ditunggu hadir pada menit ke-80.

Berawal dari skema serangan cepat, bola sukses dikonversi menjadi gol oleh Troilo.

Sepakan terukur di dalam kotak penalti tak mampu dibendung kiper Milan.

Skor berubah 0-1 untuk keunggulan Parma.

Setelah tertinggal, Rossoneri meningkatkan tekanan.

BACA JUGA: 
AC Milan Tumbangkan Inter 1-0 di Derby Milan, Gol Estupinan Jadi Pembeda

Pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Milan dalam persaingan papan atas klasemen.

Sementara Parma membawa pulang tiga poin berharga yang bisa mendongkrak posisi mereka.

Secara statistik, Milan unggul dalam penguasaan bola, tetapi efektivitas menjadi pembeda utama pada laga ini.

Hasil ini menegaskan bahwa kompetisi Serie A musim ini semakin kompetitif, di mana tim papan tengah pun mampu memberi kejutan kepada raksasa tradisional.

SulawesiPos.com, Milan – Kejutan terjadi di San Siro. AC Milan harus mengakui keunggulan tamunya, Parma Calcio 1913, dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Serie A.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal.

Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan, namun lini belakang Parma tampil disiplin dan sulit ditembus.

Babak pertama berakhir tanpa gol.

Milan sebenarnya memiliki sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, laga semakin keras.

Beberapa kartu kuning dikeluarkan wasit, termasuk untuk pemain kedua tim yang terlibat duel intens di lini tengah.

Momentum akhirnya berpihak pada tim tamu.

Gol yang ditunggu hadir pada menit ke-80.

Berawal dari skema serangan cepat, bola sukses dikonversi menjadi gol oleh Troilo.

Sepakan terukur di dalam kotak penalti tak mampu dibendung kiper Milan.

Skor berubah 0-1 untuk keunggulan Parma.

Setelah tertinggal, Rossoneri meningkatkan tekanan.

BACA JUGA: 
Inter Milan Menang Tipis 3-2 atas Juventus dalam Laga Penuh Intensitas

Pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor.

Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Milan dalam persaingan papan atas klasemen.

Sementara Parma membawa pulang tiga poin berharga yang bisa mendongkrak posisi mereka.

Secara statistik, Milan unggul dalam penguasaan bola, tetapi efektivitas menjadi pembeda utama pada laga ini.

Hasil ini menegaskan bahwa kompetisi Serie A musim ini semakin kompetitif, di mana tim papan tengah pun mampu memberi kejutan kepada raksasa tradisional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru