SulawesiPos.com — Persaingan gelar Liga 1 memasuki fase krusial.
Hingga pekan ke-21/22, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 50 poin dari 21 laga.
Konsistensi menjadi kekuatan utama Maung Bandung setelah membukukan 16 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Di bawahnya, Persija Jakarta terus menjaga tekanan.
Tim ibu kota mengemas 47 poin dari 22 pertandingan dan masih membuka peluang menyalip jika mampu menjaga ritme kemenangan.
Tak jauh berbeda, Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 46 poin dan tetap menjadi penantang serius dalam perebutan trofi.
Papan Tengah Sarat Persaingan
Zona empat besar juga berlangsung ketat.
Malut United mengoleksi 41 poin dan mulai menunjukkan konsistensi.
Sementara Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang sama-sama mengemas 35 poin, membuat perebutan posisi elite semakin kompetitif.
PSIM Yogyakarta serta Bhayangkara FC membayangi dengan 32 poin.
Adapun Arema FC dan Dewa United masih berusaha menembus papan atas.
Zona Bawah Memanas, PSM Belum Aman
Di sisi lain, tekanan menghantui tim papan bawah. PSBS Biak dan Persijap Jepara mengoleksi 18 poin.
Semen Padang dengan 16 poin serta Persis Solo di posisi terbawah dengan 13 poin wajib segera berbenah untuk keluar dari ancaman degradasi.
Sorotan juga tertuju pada PSM Makassar. Juku Eja kini berada di peringkat ke-13 dengan 23 poin dari 22 pertandingan.
Catatan lima kemenangan, delapan imbang, dan sembilan kekalahan menunjukkan inkonsistensi yang masih membayangi.
Produktivitas lini depan yang belum stabil serta pertahanan yang kerap kehilangan fokus menjadi pekerjaan rumah besar.
Meski begitu, jarak poin dengan papan tengah masih memungkinkan PSM merangsek naik jika mampu meraih kemenangan beruntun.
Sebaliknya, hasil buruk berpotensi menyeret mereka semakin dekat ke zona merah.

