Volendam Tak Kehabisan Talenta Berdarah Indonesia

SulawesiPos.com — Klub Eerste Divisie, FC Volendam, kembali memunculkan talenta muda berdarah Indonesia.

Setelah sebelumnya publik mengenal Mauro Zijlstra dan Kayne van Oevelen, kini satu nama baru mencuat: Luca Blondeau.

Blondeau masih berusia 18 tahun dan digadang-gadang sebagai salah satu prospek cerah di lini belakang Volendam.

Kehadirannya mempertegas reputasi klub sebagai salah satu penghasil pemain muda potensial di Belanda.

Dipuji Sebagai Bek Modern

Bos sekaligus pelatih Volendam, Rick Kruys, secara terbuka memuji kualitas Blondeau.

Ia menyebut sang pemain sebagai bek modern yang memiliki kecepatan, kecerdasan membaca permainan, serta kemampuan transisi bertahan ke menyerang yang sangat baik.

“Dia punya atribut lengkap untuk sepak bola modern. Kecepatannya membantu dalam situasi satu lawan satu, dan dia nyaman saat membangun serangan dari belakang,” ungkap Kruys dalam keterangan internal klub.

Penilaian positif tersebut berujung pada keputusan manajemen untuk menghadiahi Blondeau kontrak profesional berdurasi dua tahun.

BACA JUGA: 
Mengapa Diaspora Timnas Indonesia Pilih Kembali ke Liga 1? Ini Faktor Penentunya

Langkah ini menjadi bukti kepercayaan klub terhadap perkembangan sang pemain.

Punya Garis Keturunan Indonesia

Yang menarik, Luca Blondeau diketahui memiliki darah Indonesia dari garis ayahnya.

SulawesiPos.com — Klub Eerste Divisie, FC Volendam, kembali memunculkan talenta muda berdarah Indonesia.

Setelah sebelumnya publik mengenal Mauro Zijlstra dan Kayne van Oevelen, kini satu nama baru mencuat: Luca Blondeau.

Blondeau masih berusia 18 tahun dan digadang-gadang sebagai salah satu prospek cerah di lini belakang Volendam.

Kehadirannya mempertegas reputasi klub sebagai salah satu penghasil pemain muda potensial di Belanda.

Dipuji Sebagai Bek Modern

Bos sekaligus pelatih Volendam, Rick Kruys, secara terbuka memuji kualitas Blondeau.

Ia menyebut sang pemain sebagai bek modern yang memiliki kecepatan, kecerdasan membaca permainan, serta kemampuan transisi bertahan ke menyerang yang sangat baik.

“Dia punya atribut lengkap untuk sepak bola modern. Kecepatannya membantu dalam situasi satu lawan satu, dan dia nyaman saat membangun serangan dari belakang,” ungkap Kruys dalam keterangan internal klub.

Penilaian positif tersebut berujung pada keputusan manajemen untuk menghadiahi Blondeau kontrak profesional berdurasi dua tahun.

BACA JUGA: 
Kiper 16 Tahun Berdarah Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sinyal Bela Timnas Menguat

Langkah ini menjadi bukti kepercayaan klub terhadap perkembangan sang pemain.

Punya Garis Keturunan Indonesia

Yang menarik, Luca Blondeau diketahui memiliki darah Indonesia dari garis ayahnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru