Overview
- PSM Makassar semakin tertekan di papan tengah klasemen usai kalah dari Dewa United di Stadion BJ Habibie.
- Kekalahan tersebut memperpanjang tren tanpa kemenangan di kandang sejak November tahun lalu dan membuat posisi Juku Eja kian rawan.
SulawesiPos.com, Parepare — Kekalahan yang dialami PSM Makassar saat menjamu Dewa United di Stadion BJ Habibie menjadi pukulan telak yang berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen sementara.
Hasil negatif tersebut bukan hanya menyakitkan karena terjadi di hadapan pendukung sendiri, tetapi juga mempertegas inkonsistensi yang masih membayangi performa Juku Eja musim ini.
Berdasarkan klasemen terbaru, PSM kini tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 23 poin dari 21 pertandingan.
Catatan lima kemenangan, delapan hasil imbang, dan delapan kekalahan menunjukkan bahwa stabilitas permainan belum sepenuhnya terbangun.
Produktivitas gol yang belum maksimal serta celah di lini pertahanan kerap menjadi faktor pembeda dalam laga-laga krusial.
Tren Negatif di Kandang Sendiri
Kekalahan dari Dewa United sekaligus memperpanjang tren kurang meyakinkan PSM di kandang.
Hingga saat ini, mereka belum kembali meraih kemenangan di Stadion BJ Habibie sejak terakhir kali mengamankan tiga poin pada November tahun lalu.
Situasi ini tentu menjadi catatan serius bagi tim yang selama ini dikenal kuat saat bermain di hadapan publiknya.
Alih-alih menjadi benteng kokoh, BJ Habibie justru belum lagi menghadirkan tuah.
Dalam sejumlah laga kandang terakhir, PSM kerap kehilangan momentum baik karena gagal mempertahankan keunggulan maupun kurang efektif memaksimalkan peluang emas.

