Algojo Como tampil hampir sempurna.
Da Cunha, Douvikas, Baturina, Smolcic, Diego Carlos, Vojvoda, hingga Kempf menjalankan tugasnya dengan tenang.
Sebaliknya, Napoli harus menelan pil pahit setelah Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka gagal mengeksekusi penalti.
Dua kegagalan tersebut cukup untuk memastikan kemenangan Como dengan skor 2-1 dalam adu tos-tosan.
Keberhasilan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah Como di Coppa Italia, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan.
Napoli Gagal Total, Como Ukir Sejarah
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Napoli yang menargetkan gelar domestik musim ini.
Dominasi permainan tak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan, sementara kegagalan di titik putih memperpanjang catatan buruk mereka dalam laga bertekanan tinggi.
Di sisi lain, Como layak mendapat pujian. Dengan materi pemain yang tak semewah Napoli, mereka menunjukkan disiplin, keberanian, dan mental juara.
Langkah ke semifinal Coppa Italia menjadi bukti bahwa kejutan masih hidup dalam sepak bola Italia.

