Hanya dua menit berselang, Khvicha Kvaratskhelia ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Dembélé.
Skor berubah menjadi 4-0, dan stadion bergemuruh.
Pesta gol PSG ditutup oleh Lee Kang-In pada menit ke-74.
Masuk sebagai pemain pengganti, gelandang asal Korea Selatan itu mencetak gol indah setelah menerima assist dari Mayulu, memastikan kemenangan telak 5-0.
Sepanjang laga, Marseille gagal menunjukkan perlawanan berarti. Transisi lambat, koordinasi lini belakang yang rapuh, serta minimnya peluang bersih membuat tim tamu tak mampu mencetak satu gol pun.
Sebaliknya, PSG tampil solid di semua lini. Variasi serangan dari sayap, kombinasi cepat di lini tengah, serta kedalaman skuad yang kuat menjadi sinyal jelas bahwa Les Parisiens masih menjadi kandidat utama juara Ligue 1 musim ini.
Kemenangan besar ini bukan hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi pernyataan dominasi PSG atas Marseille dalam rivalitas paling panas di sepak bola Prancis.

