Martin Zubimendi tampil solid sebagai pengatur tempo sekaligus memberi kontribusi gol krusial.
Viktor Gyökeres membuktikan dirinya sebagai penyerang yang mampu menjadi pembeda, tak hanya lewat gol tetapi juga pergerakan tanpa bola yang merepotkan lawan.
Sunderland sebenarnya tampil cukup disiplin dan berani mengimbangi permainan di beberapa fase.
Namun, minimnya kreativitas di lini depan serta rendahnya kualitas peluang membuat mereka gagal memberikan ancaman berarti.
Bagi Arsenal, hasil ini menjadi sinyal positif bahwa mereka mampu menang dengan berbagai skema permainan baik saat mendominasi maupun ketika harus bermain lebih efisien.

