Dengan tinggi badan sekitar 190 cm, ia dapat bermain sebagai bek tengah, gelandang bertahan, hingga gelandang tengah.
Pengalaman Lagator di kompetisi Asia membuat proses adaptasinya diyakini tidak akan memakan waktu lama.
Kehadirannya diharapkan memperkokoh struktur pertahanan sekaligus meningkatkan kualitas duel udara dan distribusi bola dari lini kedua.
Sementara itu, Sheriddin Boboev hadir sebagai opsi baru di sektor serang.
Penyerang asal Tajikistan berusia 26 tahun tersebut memiliki fleksibilitas tinggi, mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun melebar di sisi sayap.
Dengan karakter agresif dan mobilitas tinggi, Boboev diplot untuk mengisi kekosongan lini depan sepeninggal Lucas Dias.
Tomas Trucha Tegaskan Kebutuhan Keseimbangan Tim
Pelatih kepala PSM Makassar, Tomas Trucha, sebelumnya telah menegaskan bahwa penambahan pemain bukan semata soal jumlah.
Pelatih asal Ceko itu menekankan pentingnya keseimbangan komposisi tim agar PSM tetap kompetitif di setiap pertandingan.
PSM, menurut Trucha, membutuhkan pemain bertahan berkaki kanan yang fleksibel serta sosok ofensif yang bisa dimainkan di berbagai posisi, mulai dari sayap hingga striker.
âKami mencari pemain yang bisa beradaptasi di beberapa peran agar struktur tim tetap solid,â ujar Trucha.
Fokus ke Lapangan, Profesionalisme Jadi Kunci
Dengan kombinasi antara penguatan skuad dan pembenahan aspek non-teknis, PSM Makassar kini berada di fase penting untuk menentukan arah musim.
Tantangan bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi juga bagaimana klub menjaga profesionalisme di luar pertandingan.
Jika momentum ini mampu dijaga, PSM Makassar berpeluang melaju lebih stabil di putaran kedua Super League 2026 sekaligus mempertahankan reputasi sebagai salah satu klub besar dan berpengaruh di sepak bola nasional.

