24 C
Makassar
6 February 2026, 8:44 AM WITA

Efek Domino Mazraoui: Ketika Kampanye Pride Premier League Mulai Kehilangan Gigi

Puncaknya, muncul keluhan pemain yang merasa diekspos secara visual bahkan ditampilkan di sampul program pertandingan tanpa persetujuan penuh selama periode Pride.

Dari sinilah pertanyaan besar muncul:

apakah dukungan masih bermakna jika dipaksakan?

Premier League Mundur Teratur

Alih-alih bersikukuh, Premier League memilih jalur kompromi:

  • Ban lengan pelangi tak lagi wajib
  • Atasan pemanasan Pride bersifat opsional
  • Opsi baru: bola pertandingan bertema Pride

Langkah ini jelas upaya menyelamatkan citra kampanye tanpa memicu pembangkangan terbuka dari pemain.

Namun, bagi banyak pihak, ini juga bisa dibaca sebagai pengakuan diam-diam bahwa kampanye tersebut gagal mendapatkan konsensus penuh.

Analisis Tajam: Menang Narasi, Kalah Kendali

Premier League mungkin masih memegang narasi inklusivitas di permukaan. Tapi secara substansi, keputusan ini menunjukkan satu hal penting:

liga kehilangan kendali atas pesan yang ingin diseragamkan.

Baca Juga: 
Derby Roses Memanas, Leeds United vs Manchester United Berakhir Imbang

Puncaknya, muncul keluhan pemain yang merasa diekspos secara visual bahkan ditampilkan di sampul program pertandingan tanpa persetujuan penuh selama periode Pride.

Dari sinilah pertanyaan besar muncul:

apakah dukungan masih bermakna jika dipaksakan?

Premier League Mundur Teratur

Alih-alih bersikukuh, Premier League memilih jalur kompromi:

  • Ban lengan pelangi tak lagi wajib
  • Atasan pemanasan Pride bersifat opsional
  • Opsi baru: bola pertandingan bertema Pride

Langkah ini jelas upaya menyelamatkan citra kampanye tanpa memicu pembangkangan terbuka dari pemain.

Namun, bagi banyak pihak, ini juga bisa dibaca sebagai pengakuan diam-diam bahwa kampanye tersebut gagal mendapatkan konsensus penuh.

Analisis Tajam: Menang Narasi, Kalah Kendali

Premier League mungkin masih memegang narasi inklusivitas di permukaan. Tapi secara substansi, keputusan ini menunjukkan satu hal penting:

liga kehilangan kendali atas pesan yang ingin diseragamkan.

Baca Juga: 
Lisandro Martinez Tantang Paul Scholes Datang Langsung Usai Bungkam Haaland di Derby Manchester

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/