Overview
- Transfer N’Golo Kanté ke Fenerbahce berada di ujung tanduk akibat kendala administratif antar klub.
- Meski kesepakatan verbal telah tercapai, masalah Transfer Matching System (TMS) membuat FIFA belum memberi persetujuan, memicu efek domino hingga ke klub-klub Arab Saudi.
SulawesiPos.com – Bursa transfer internasional kembali diwarnai drama.
Kepindahan gelandang bintang asal Prancis, N’Golo Kanté, ke klub raksasa Turki Fenerbahce kini berada dalam status genting dan terancam batal di menit-menit akhir, meski sebelumnya disebut hampir rampung.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa seluruh kesepakatan verbal sebenarnya telah dicapai sejak sehari sebelumnya.
Namun, proses transfer belum dapat difinalisasi akibat kendala dokumen antar klub.
Situasi ini tidak hanya berdampak pada Kanté, tetapi juga menyeret rencana kepindahan Youssef En-Nesyri ke Al Ittihad.
Dalam laporan terbarunya, Romano menegaskan bahwa baik Fenerbahce maupun Al Ittihad belum berhasil menyelesaikan proses Transfer Matching System (TMS) sesuai tenggat waktu.
Ketidaksesuaian angka transfer, detail administratif, serta kelengkapan dokumen membuat kedua klub harus meminta persetujuan langsung dari FIFA, namun hingga kini belum mendapat lampu hijau resmi.
“Both deals were NOT here we go yet due to club to club documents,” tulis Romano.
ungguhan yang beredar di media sosial memperlihatkan Kanté dan En-Nesyri duduk di ruang tunggu bandara dengan koper di samping mereka.
Visual tersebut menjadi simbol ironi bursa transfer modern: pemain siap berangkat, tetapi sistem belum mengizinkan.

