Herdman menekankan bahwa ia menilai pemain berdasarkan kualitas dan komitmen, bukan asal-usul.
“Saya tidak menilai dari paspor. Yang saya lihat adalah karakter, mentalitas, dan kemauan untuk berjuang bersama,” tegasnya.
Herdman juga menyadari bahwa menyatukan banyak latar belakang membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang kuat.
Dengan membawa nilai-nilai kolektif dari ratusan juta penduduk Indonesia, ia berambisi membentuk Timnas yang solid, beridentitas jelas, dan kompetitif di level internasional.
Langkah ini diharapkan menjadi pondasi penting bagi Timnas Indonesia untuk tampil konsisten sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan klub dan negara.

